Berita

Oktober 2025, KPM Beruntung Terima 5 Macam Saldo Bantuan di Kartu KKS Plus 2 Bantuan Tambahan

Diperbarui 0 4 mnt baca 630 kata 3 halaman
Oktober 2025, KPM Beruntung Terima 5 Macam Saldo Bantuan di Kartu KKS Plus 2 Bantuan Tambahan

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang beruntung akan menerima lima macam saldo bantuan sekaligus di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka pada Oktober 2025.

Tak hanya itu, KPM kategori penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga akan mendapatkan dua jenis bantuan tambahan berupa barang.

Bantuan ini merupakan bentuk penebalan dari pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di akhir tahun.

Rencananya, bantuan ini akan disalurkan kepada 18,27 juta KPM di seluruh Indonesia.

Lima Macam Saldo Bantuan di KKS

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lima macam saldo bantuan yang akan masuk ke kartu KKS bagi KPM yang beruntung dan berkategori sebagai penerima PKH plus BPNT adalah:

1. Saldo bantuan PKH tahap kedua periode April-Mei-Juni 2025 2. Saldo bantuan BPNT tahap kedua periode April-Mei-Juni 2025 3. Saldo penebalan BPNT periode Juni-Juli sebesar Rp400.000 4. Saldo bantuan PKH tahap ketiga periode Juli-Agustus-September 2025 5. Saldo bantuan BPNT tahap ketiga periode Juli-Agustus-September 2025

"Kelima macam saldo bantuan ini diperuntukkan bagi KPM yang masih ditetapkan sebagai penerima bantuan mulai dari bulan April hingga September tahun 2025 atau mulai tahap 2 hingga tahap 3 tahun 2025," jelas seorang pendamping sosial PKH di Banyuwangi.

Namun, proses masuknya kelima saldo bantuan ini ke rekening para KPM belum bisa dipastikan apakah akan bersamaan atau terpisah.

Dua Bantuan Tambahan Berupa Barang

Selain lima macam saldo bantuan, KPM yang beruntung juga akan menerima dua jenis bantuan tambahan berupa barang, yaitu beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter.

Bantuan ini rencananya akan disalurkan melalui Badan Pangan Nasional, bisa melalui Bulog atau pihak lain seperti ID Food untuk minyak gorengnya.

Presiden Prabowo Subianto telah resmi memperpanjang bantuan pangan berupa beras 10 kilogram untuk periode Oktober—November 2025.

"Kemarin dalam dinamikanya ada usulan dari Ketua Banggar DPR, untuk tambahan 2 liter minyak goreng. Kami siapkan yang baik buat masyarakat kita," kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi dalam keterangan tertulis, Senin (22/9/2025).

Bantuan pangan beras dua bulan Oktober dan November itu diberikan dalam bentuk beras 10 kilogram untuk 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Digitalisasi Bansos Melalui Portal Perlinsos

Sementara itu, pemerintah tengah melakukan uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Banyuwangi.

Melalui sistem ini, semua masyarakat dilayani untuk bisa mendaftar bansos, sehingga dalam beberapa tahun mendatang bansos akan direstart ulang dan dikembalikan ke 0 lagi.

Bagi warga yang ingin mendapatkan bansos di tahun-tahun mendatang, maka harus registrasi ulang atau daftar ulang melalui portal Perlinsos.

Namun, portal ini masih diuji cobakan di Kabupaten Banyuwangi.

"Proses pendaftaran bansos lewat Perlinsos dirasa sukses dan mudah bagi masyarakat untuk mengaksesnya, maka akan diberlakukan secara nasional di beberapa tahun mendatang," jelas Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Mensos mengatakan, digitalisasi bansos dilakukan agar bansos dapat tepat sasaran serta melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Pada pelaksanaan uji coba akan melibatkan pegawai kelurahan untuk membantu masyarakat.

Sekolah Rakyat Terpadu untuk Anak Keluarga Miskin

Di samping bantuan langsung, pemerintah juga meluncurkan program Sekolah Rakyat Terpadu yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Di Banyuwangi, Sekolah Rakyat Terpadu 46 telah resmi diluncurkan dan diikuti 125 siswa yang terdiri dari 50 siswa SMA, 50 SMP, dan 25 siswa SD.

"Sekolah Rakyat merupakan program inisiasi Presiden Prabowo Subianto, yang merupakan pendidikan berasrama untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem," ucap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meluncurkan program tersebut.

Khusus untuk jenjang SMA di Sekolah Rakyat Banyuwangi khususnya di Kecamatan Muncar masih ada kuota.

Masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya untuk jenjang SMA di sekolah rakyat bisa menghubungi pendamping sosial PKH masing-masing.

"Jadi ke sekolah rakyat ini sangat luar biasa, istimewa. Jadi semuanya ditanggung oleh pemerintah. Jadi ini sangat membantu sekali khususnya bagi keluarga penerima manfaat yang memang anaknya ini putus sekolah ataupun rentan putus sekolah," jelas pendamping sosial PKH di Banyuwangi.

***

Berita Terkait