Berita

Langkah Mudah Cek Bansos Mei 2026 via cekbansos.kemensos.go.id: Masukkan NIK KTP, Langsung Tahu Status PKH & BPNT

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,049 kata 4 halaman
Langkah Mudah Cek Bansos Mei 2026 via cekbansos.kemensos.go.id: Masukkan NIK KTP, Langsung Tahu Status PKH & BPNT
Langkah Mudah Cek Bansos Mei 2026 via cekbansos.kemensos.go.id: Masukkan NIK KTP, Langsung Tahu Status PKH & BPNT — 📌 Car...

Pemerintah hingga akhir Mei 2026 terus menyalurkan dua bantuan sosial utama, yaitu Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk periode triwulan II (April–Juni 2026).

Bagi masyarakat yang ingin memastikan namanya terdaftar sebagai penerima, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP melalui laman resmi Kementerian Sosial.

📌 Cara Cek Bansos via Website dan Aplikasi Resmi

Pemerintah menyediakan dua kanal resmi untuk mengecek status penerima bansos.

Pastikan Anda hanya menggunakan layanan dengan domain .go.id untuk menghindari situs penipuan.

1. Melalui Website cekbansos.kemensos.go.id

Berikut langkah-langkah pengecekan melalui laman resmi:

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel atau komputer

  2. Pilih wilayah domisili secara lengkap, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan

  3. Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP

  4. Ketik huruf kode captcha yang muncul di layar. Jika tidak terbaca, tekan tombol refresh

  5. Klik tombol "Cari Data"

Sistem kemudian akan menampilkan status penerima manfaat, termasuk jenis bansos yang diterima dan status pencairan terkini.

2. Melalui Aplikasi "Cek Bansos"

Selain website, Kemensos juga menyediakan aplikasi "Cek Bansos" yang dapat diunduh melalui Play Store (Android) atau App Store (iOS).

Berikut langkah-langkahnya:

  • Unduh dan buka aplikasi "Cek Bansos" di HP Anda

  • Pilih menu "Buat Akun" jika Anda pengguna baru, lalu lengkapi data diri (nama lengkap, NIK, alamat, email, dan password)

  • Unggah swafoto dan foto KTP sesuai petunjuk, lalu klik "Buat Akun Baru"

  • Setelah berhasil login, pilih menu "Cek Bansos" dan masukkan NIK, maka sistem akan menampilkan informasi seperti nama penerima, jenis bantuan, kelompok desil, hingga status pencairan

💰 Besaran Bantuan BPNT dan PKH Mei 2026

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

BPNT disalurkan sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per triwulan.

Untuk pencairan Mei 2026, bantuan yang diterima merupakan akumulasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni April, Mei, dan Juni 2026.

Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH memiliki nominal berbeda tergantung kategori penerima manfaat dalam satu kali penyaluran (per triwulan) sebagai berikut:

 
 
Kategori Penerima Besaran per Triwulan
Korban pelanggaran HAM berat Rp2.700.000
Ibu hamil atau nifas Rp750.000
Anak usia dini 0–6 tahun Rp750.000
Lansia di atas 60 tahun Rp600.000
Penyandang disabilitas berat Rp600.000
Pelajar SMA sederajat Rp500.000
Pelajar SMP sederajat Rp375.000
Pelajar SD sederajat Rp225.000

👥 Kriteria Penerima: Sistem Desil DTSEN

Penyaluran bansos pada 2026 menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan menggantikan DTKS.

DTSEN membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 desil, dengan desil 1 sebagai yang paling rentan (termiskin) hingga desil 10 sebagai yang paling sejahtera.

  • Desil 1–4: Kelompok prioritas penerima PKH dan BPNT (juga berhak atas PBI-JK)

  • Desil 5: Hanya menerima bantuan terbatas, seperti PBI-JK, bukan PKH/BPNT reguler

  • Desil 6–10: Tidak berhak atas bansos reguler PKH dan BPNT

Pemerintah juga secara berkala menambah KPM baru.

Pada pertengahan Mei 2026, sebanyak 470 ribu lebih masyarakat kurang mampu (desil 1–4) yang belum menerima bantuan pada tahap pertama ditetapkan sebagai penerima bansos tahap 2.

Status desil dapat dicek secara online melalui laman cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos menggunakan NIK.

📅 Status Terkini dan Jadwal Pencairan Mei 2026

Proses penyaluran bansos tahap 2 tahun 2026 (periode April–Juni) telah berlangsung secara bertahap di berbagai daerah.

Berikut perkembangan status terkini per akhir Mei 2026:

Status PKH Tahap 2

Berdasarkan informasi per 26 Mei 2026, status untuk bansos PKH gelombang kedua telah berubah menjadi SI (Standing Instruction), terutama bagi KPM yang sebelumnya mengalami kendala.

Status SI menandakan bahwa data penerima telah melewati proses validasi dan dana sedang diproses oleh bank penyalur menuju rekening KKS masing-masing.

Status BPNT Tahap 2

Untuk bansos BPNT, status terkini per 26 Mei 2026 masih SPM (Surat Perintah Membayar), yang berarti proses administrasi pembayaran sedang berlangsung sebelum dana diteruskan ke rekening penerima.

Perkiraan Waktu Pencairan

  • Dari status SPM ke SI biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja tergantung proses administrasi dan kesiapan sistem penyaluran di masing-masing wilayah

  • Untuk KPM yang telah berstatus SI, saldo diperkirakan akan masuk ke rekening dalam waktu paling cepat 3 hari hingga paling lambat 7 hari

  • Secara keseluruhan, dana bansos diperkirakan mulai masuk secara bertahap ke rekening bank penyalur pada akhir Mei hingga minggu pertama Juni 2026

🏦 Tempat Pencairan Bansos

Setelah dipastikan status sebagai penerima dan dana telah cair, Anda dapat mengambilnya melalui dua saluran utama:

  1. Melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI): Penyaluran dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih yang terhubung dengan rekening bank penyalur. Sejumlah wilayah seperti Kalimantan Timur, Bojonegoro, Bandung Barat, Medan, dan Purbalingga telah melaporkan penerimaan saldo bansos.

  2. Melalui PT Pos Indonesia: Disediakan untuk KPM di wilayah yang belum terjangkau infrastruktur perbankan atau untuk kategori tertentu seperti lansia dan penyandang disabilitas yang kesulitan mengakses bank.

Peringatan: Pemerintah mengingatkan agar penerima bantuan segera mencairkan saldo bansos yang sudah masuk ke rekening. Sesuai aturan terbaru, bantuan yang tidak dicairkan dalam waktu 30 hari berpotensi dikembalikan atau hangus.

⚠️ Imbauan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Waspada penipuan: Jangan pernah memberikan data pribadi seperti NIK, nomor KKS, PIN, atau OTP kepada siapapun yang mengaku petugas. Seluruh layanan pengecekan dan pendaftaran bansos dari Kemensos adalah GRATIS. Gunakan hanya laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.

  • Periksa secara berkala: Karena pencairan dilakukan secara bertahap di setiap daerah, masyarakat disarankan rutin melakukan pengecekan status melalui aplikasi maupun situs resmi Kemensos.

  • Aktifkan KKS baru: Beberapa wilayah masih menunggu proses aktivasi KKS sebelum bantuan dapat dicairkan. Jika KPM baru mendapatkan kartu, pastikan untuk segera mengaktifkannya di bank penyalur terdekat.

  • Gunakan saluran pengaduan resmi: Jika mengalami kendala, hubungi call center Kemensos di 1500-371 atau melalui WhatsApp 0811-1111-110.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan informasi dari berbagai sumber terpercaya per 28 Mei 2026. Jadwal dan status pencairan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah. Untuk informasi paling akurat, pembaca diimbau untuk selalu memantau portal resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id serta kanal informasi resmi pemerintah.

Berita Terkait