Memasuki pertengahan Juni 2026, proses penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial masih terus berjalan.
Berdasarkan pantauan terkini, sejumlah program bansos seperti PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) masih dalam tahap pencairan gelombang kedua, sementara bantuan pangan tambahan berupa beras dan minyak goreng juga terus didistribusikan.
Masyarakat penerima manfaat (KPM) diimbau untuk terus mengecek saldo rekening dan status penerimaan secara berkala.
Pencairan PKH dan BPNT Tahap Kedua Masih Berlangsung
Hingga pekan ketiga Juni 2026, pencairan bansos PKH dan BPNT masih difokuskan pada tahap kedua untuk periode April–Juni 2026.
Proses ini menyasar KPM yang belum menerima bantuan pada jadwal sebelumnya, termasuk mereka yang baru saja mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari bank Himbara .
Menurut informasi yang dihimpun, ada dua golongan utama yang saat ini merasakan pencairan.
Pertama, penerima KKS baru yang sebelumnya menggunakan PT Pos dan kini beralih ke KKS Bank Himbara.
Kedua, mereka yang sebelumnya terkendala verifikasi data atau tereksklusi, namun kini datanya sudah valid sehingga bantuan dapat disalurkan.
Bagi KPM yang masuk dalam kategori ini, disarankan untuk rutin mengecek saldo rekening KKS masing-masing.
Batas akhir penyaluran untuk tahap kedua ini diperkirakan hingga akhir Juni 2026 .
Masyarakat juga dapat memantau status kepesertaan melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store, atau melalui situs resmi Kemensos .
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Masih Disalurkan
Selain bansos reguler, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng (Minyakita) untuk periode Februari–Maret 2026.
Program ini menyasar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia .
Hingga awal Juni 2026, realisasi penyaluran telah mencapai 55,37% .
Bantuan ini masih terus didistribusikan dan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026 .
Bagi KPM di daerah yang belum terjangkau, diimbau untuk segera menanyakan jadwal pembagian kepada perangkat desa atau pendamping sosial setempat.
Bantuan Pangan Tambahan 3 Bulan: Juli–September 2026
Mengenai kabar bantuan tahap ketiga untuk PKH dan BPNT yang banyak ditanyakan masyarakat, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai pencairan.
Namun, pemerintah telah memastikan akan ada bantuan pangan tambahan yang mulai disalurkan pada Juli 2026 .
Bantuan tambahan ini merupakan perpanjangan program bantuan pangan yang dialokasikan untuk tiga bulan ke depan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026 .
Program ini akan menyasar 33,2 juta KPM yang merupakan irisan dari penerima aktif PKH, BPNT, serta eks-penerima BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra) .
Besaran bantuan yang akan diberikan adalah 10 kilogram beras per bulan untuk setiap KPM .
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang musim kemarau .
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat penerima manfaat diimbau untuk:
-
Rutin mengecek saldo rekening KKS, terutama bagi yang baru berganti dari PT Pos ke bank Himbara.
-
Memanfaatkan bantuan yang sudah cair dengan sebaik-baiknya.
-
Bagi yang belum menerima, segera berkonsultasi dengan pendamping sosial atau perangkat desa setempat.
-
Memantau status penerimaan melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos.
Perkembangan lebih lanjut mengenai jadwal pencairan tahap ketiga dan bantuan pangan tambahan akan diumumkan menyusul setelah ada surat resmi dari Kementerian Sosial.