Bungko News – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa penambahan penerima bansos ini merupakan hasil dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan secara berkala setiap triwulan.
“Untuk triwulan kedua ini ada lebih dari 470.000 KPM baru yang mendapatkan bantuan, di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama,” kata Gus Ipul dalam rapat tingkat menteri di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Pemutakhiran DTSEN dilakukan oleh BPS dengan melibatkan lebih dari 70 ribu Operator Data Desa di seluruh Indonesia.
Mereka bertugas melakukan verifikasi dan validasi data langsung dari lapangan menggunakan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Data yang sudah dimutakhirkan kemudian diintegrasikan ke dalam sistem Kemensos yang terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat pusat.
Sistem ini memungkinkan pemerintah memantau kondisi sosial ekonomi setiap keluarga penerima manfaat secara real-time.
“Oleh karena itu, pasti ada perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat setiap triwulan. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya,” ujar Gus Ipul usai rapat di Gedung BP Jamsostek, Jakarta Selatan.
Perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
Pemerintah secara rutin mengupdate DTSEN untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.
Nama-nama penerima baru menggantikan KPM yang sudah dianggap mampu secara ekonomi, serta menjangkau masyarakat miskin dan rentan yang sebelumnya belum terdata.
Jenis Bantuan dan Nominal yang Diterima
Penyaluran bansos triwulan II 2026 mencakup dua program utama pemerintah, yaitu:
-
Program Keluarga Harapan (PKH) – Bantuan tunai bersyarat untuk keluarga sangat miskin dengan nominal bervariasi tergantung komponen penerima (ibu hamil, anak balita, anak sekolah, dan lansia)
-
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) – Bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan yang dicairkan sekaligus setiap tiga bulan dengan total nominal Rp600.000 melalui transfer rekening Himbara atau PT Pos Indonesia