Berita

Kejagung Hitung Kerugian Negara Rp103 Triliun, Sementara Yayasan Nakal Itu Sibuk Beli Tablet 31.994 Unit: Mungkin Mau Bikin Start-up EdTech Palsu

Diperbarui 0 5 mnt baca 988 kata 3 halaman
Kejagung Hitung Kerugian Negara Rp103 Triliun, Sementara Yayasan Nakal Itu Sibuk Beli Tablet 31.994 Unit: Mungkin Mau Bikin Start-up EdTech Palsu
Yayasan Yayasan – Kejagung Hitung Kerugian Negara Rp103 Triliun, Sementara Yayasan Nakal Itu Sibuk Beli Tablet 31.994 Unit...

Kejagung menemukan bahwa yayasan-yayasan yang ditunjuk sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan sarang kejahatan, khususnya bagi para pejabat BGN sendiri.

Mereka yang terafiliasi dengan pejabat BGN itu mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari!.

Bukan per bulan, bukan per minggu, tapi SETIAP HARI! Dengan pendapatan sekencang itu, mungkin mereka sampai bingung cara belanjanya.

Jadi, masuk akal jika kemudian mereka memutuskan untuk membeli TV 75 inci meskipun tujuannya tidak jelas.


🚔 Akhir Cerita: Sang Komedian di Rutan Salemba

Kisah absurd ini kini berakhir di bilik-bilik dingin Rumah Tahanan.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal berlapis: Pasal 603 dan 604 juncto Pasal 20 KUHP Baru, juncto UU Tipikor.

Penahanan pertama mereka berlaku 20 hari ke depan dengan ancaman hukuman yang pantas.

Posisi Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, bergerak cepat bak nyamuk kena obat nyamuk: langsung moratorium pembangunan dapur SPPG baru dan mengancam akan mensuspend dapur yang bermasalah.


🎤 Closing: Ini Pahit, Bukan Manis!

Program MBG semestinya jadi proyek kemanusiaan, bukan proyek bisnis keluarga atau tempat cuci uang.

Dengan terungkapnya fakta bahwa vendor motor listrik saja tidak punya bengkel, kita bisa menarik kesimpulan sendiri: inilah korupsi ala kadarnya versi very high class.

Harapannya, setelah para tersangka menikmati "menu spesial" di rutan, publik dan aparat penegak hukum tetap mengawal kasus ini sampai ke anak-cucu di balik yayasan-yayasan aneh itu.

Karena jika tidak, bisa saja ke depannya ada program bernama "Makan Siang Gratis" tapi anggarannya malah dipakai beli pesawat jet pribadi bos.

Selamat tertawa miris, rakyat Indonesia.

Tawa pahit yang terbaik adalah yang muncul setelah mengetahui bahwa uang Rp1 triliun itu milik Anda juga!

Berita Terkait