Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, dibuat geli sekaligus kesal menjelaskannya: "Pengadaan motor listrik itu sudah dibayarkan ke PT YAT, padahal yang bersangkutan tidak memenuhi syarat jadi vendor karena tidak punya dealer atau bengkel aktif. Di situ juga ada mark up," tegasnya dalam keterangan tertulis Jumat (5/6/2026).
📱 Kronologi Viral: Dari Protes Warganet hingga Kejagung Turun Tangan
Kasus gila ini sebenarnya sudah mulai tercium publik sejak April lalu.
Sebuah video dari akun TikTok @NOVIR007 viral memperlihatkan puluhan ribu motor listrik berlogo BGN di sebuah gudang.
Si pembuat video sampai heran: "Kira-kira ini buat semua karyawan atau cuma kepala dapur saja?".
Setelah video itu menyebar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sampai mengakui kebobolan.
Di hadapan awak media, ia mengaku bahwa anak buahnya kelewat antusias merealisasikan rencana anggaran lama yang seharusnya sudah ditolaknya. "Seingat saya, saya tanya, sudah ditolak. Tapi ternyata sebagian sudah sempat lolos," ujarnya sambil garuk-garuk kepala tak enak.
Sementara itu, Dadan Hindayana yang saat itu belum menjadi tersangka masih sempat "pamer" di Istana.
Ia mengklaim bahwa motor listrik itu dibeli di bawah harga pasaran. "Harga pasaran Rp52 juta, tapi kita beli Rp42 juta," katanya dengan dada sedikit membusung.
...eh, tapi kok ujung-ujungnya malah menjadi tersangka?
📦 Bonus "Gratis": Sepatu, Tablet, dan TV 75 Inci (Tidak ada yang untuk Makanan!)
Salah satu nilai komedi dalam kasus ini adalah bagaimana program yang semestinya mengurus nutrisi anak negeri ini justru lebih antusias berbelanja barang elektronik dan alas kaki.
Kejagung mengungkap sejumlah pengadaan lain yang juga tak kalah absurdnya:
| Barang "Mendesak" | Jumlahnya | Catatan Humoris |
|---|---|---|
| Motor Listrik | 21.801 unit | Mungkin mereka salah paham, MBG dikiranya "Makanan Bergizi Gratis" diganti "Mobil Boros Gila"? |
| Sepatu | 32.000 pasang | Proyeknya pemberian makanan, tapi sasarannya para 'atlet lari' yayasan? |
| Tablet | 31.994 unit | Agar anak-anak SD bisa main Mobile Legends sambil menunggu makanan bergizi? |
| Televisi 75 Inci | 5.400 unit | Untuk nonton sinetron sambil makan? Atau agar petugas SPPG bisa review makanan dalam layar raksasa? |
Juru bicara Kejagung, Jeffry, menyebut semuanya sudah terealisasi dan diduga kuat ada praktik mark-up pada setiap item di atas.
💸 Bukan Makan Gratis, Tapi Raup Cuan Miliaran!
Sebelum resmi dijebloskan ke dalam sel tahanan, ketiga tersangka ini dan para koleganya telah makmur luar biasa.