Berita

Bukan Main! Tersangka Korupsi MBG Lodewyk Pusung Tercatat Miliki 28 Bidang Tanah, Nilainya Tembus Rp 58,7 Miliar

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,024 kata 4 halaman
Bukan Main! Tersangka Korupsi MBG Lodewyk Pusung Tercatat Miliki 28 Bidang Tanah, Nilainya Tembus Rp 58,7 Miliar
Bukan Main! Tersangka Korupsi MBG Lodewyk Pusung Tercatat Miliki 28 Bidang Tanah, Nilainya Tembus Rp 58,7 Miliar — Tags: L...

Bungko News – Publik belakangan ini disuguhi fakta mencengangkan terkait kekayaan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung Menarik untuk dicermati, Lodewyk Pusung tercatat sama sekali tidak memiliki hutang dalam laporan kekayaannya

Publik belakangan ini disuguhi fakta mencengangkan terkait kekayaan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung.

Pria yang akrab disapa Lodewyk ini resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (3/6/2026), bersama dua eks petinggi BGN lainnya, Dadan Hindayana dan Sony Sonjaya.

Di tengah proses hukum yang berjalan, perhatian publik kemudian tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Lodewyk yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan laporan yang disampaikan pada 11 Februari 2025, total kekayaan yang dimiliki pria purnawirawan militer ini mencapai angka fantastis, yaitu Rp 60,54 miliar.

Publik tentu bertanya-tanya, aset apa saja yang dilaporkan oleh Lodewyk hingga kekayaannya mencapai puluhan miliar rupiah?

28 Bidang Tanah dan Bangunan Tersebar di 8 Wilayah

Porsi terbesar dari total harta Lodewyk berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp 58,72 miliar.

Jika dipersentasekan, nilai properti ini menguasai hampir 97 persen dari seluruh total kekayaan yang dilaporkan.

Lodewyk diketahui memiliki 28 bidang tanah dan bangunan yang tersebar secara masif di delapan wilayah strategis, meliputi Jakarta Timur, Tangerang, Depok, Bogor, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa, hingga Kota Manado.

Komposisi aset propertinya cukup beragam, mulai dari kawasan perkotaan hingga lahan yang sangat luas di kampung halamannya, Sulawesi Utara.

Aset dengan Nilai Tertinggi

Aset properti dengan nilai jual paling tinggi berada di kawasan kota satelit Jakarta, yakni Depok.

Berita Terkait