Berita

Kabar Gembira! Pemerintah Resmi Perpanjang Bansos Pangan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter hingga Juni

Diperbarui 0 3 mnt baca 411 kata 3 halaman
Kabar Gembira! Pemerintah Resmi Perpanjang Bansos Pangan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter hingga Juni
Kabar Gembira! Pemerintah Resmi Perpanjang Bansos Pangan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter hingga Juni — Volume minyak...

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog resmi memperpanjang program bantuan pangan (bansos pangan) beras dan minyak goreng hingga Juni 2026.

Kebijakan ini diambil dalam rapat koordinasi teknis di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga minyak goreng dan menjaga stabilitas harga pangan nasional.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menjelaskan bahwa perpanjangan waktu penyaluran ini diperlukan mengingat realisasi bantuan yang baru mencapai sekitar 34 persen. "Dalam rangka mengantisipasi kenaikan minyak goreng, kami sudah menginstruksikan Bulog untuk segera mendistribusikan bantuan pangan," ujar Ketut dalam keterangan resminya, Kamis (21/5/2026). "Akhirnya dalam Rakornis di Kemenko Perekonomian diputuskan bansos pangan diperpanjang sampai Juni," tambahnya.

Adapun paket bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng Minyakita per bulan.

Karena penyaluran dilakukan untuk periode dua bulan (Mei-Juni), setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

Bapanas menargetkan percepatan distribusi bantuan ini karena dinilai memiliki dampak besar terhadap stabilitas harga.

Volume minyak goreng yang akan didistribusikan mencapai sekitar 132,9 ribu kiloliter. "Itu banyak. Jadi kalau bisa serentak dikeluarkan Mei sampai Juni, itu artinya akan bisa secara langsung dan tidak langsung mengendalikan harga Minyakita," tegas Ketut.

Realisasi bantuan pangan hingga 20 Mei 2026 tercatat telah menyalurkan Minyakita sebanyak 46,2 ribu kiloliter kepada 11,5 juta KPM, dengan sisa pagu salur 86,8 ribu kiloliter yang akan dikebut hingga pertengahan tahun.

Pemerintah memastikan bahwa stok pangan nasional, terutama minyak goreng, masih dalam kondisi aman.

Berdasarkan laporan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) per 20 Mei 2026, Bulog tercatat mengelola stok minyak goreng sebesar 89 ribu kiloliter dan ID Food sebanyak 700 kiloliter.

Dengan adanya bansos ini, diharapkan tekanan harga di pasar dapat berkurang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa rata-rata harga Minyakita secara nasional pada pekan kedua Mei cenderung mengalami penurunan secara mingguan, meskipun masih sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Masyarakat dapat memantau status penerimaan bansos pangan secara online melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi "Cek Bansos" yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS.

Prosedur pengecekan cukup dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan data wilayah sesuai KTP.

Dengan perpanjangan ini, pemerintah berkomitmen untuk terus menggunakan bantuan pangan sebagai instrumen stabilisasi harga pangan strategis dan memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi global.

Berita Terkait