Berita

Jatah Bergizi, Rezeki Berlipat: Eks Bos BGN "Panen Cuan" Miliaran per Hari dari Program Rakyat

Diperbarui 0 5 mnt baca 999 kata 3 halaman
Jatah Bergizi, Rezeki Berlipat: Eks Bos BGN "Panen Cuan" Miliaran per Hari dari Program Rakyat
Jatah Bergizi, Rezeki Berlipat: Eks Bos BGN "Panen Cuan" Miliaran per Hari dari Program Rakyat — Tags: Bos Bgn, Bgn, Bgn D...

1. "Keluarga" atau Koperasi?

Kejagung mengungkap bahwa mekanisme pemilihan yayasan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang semestinya transparan itu dimanipulasi total.

"Mereka melakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari tersangka," jelas Syarief.

Singkatnya, meskipun yayasan yang diajukan tidak memenuhi syarat dan layak ditolak mentah-mentah, karena ada "restu" dari puncuk pimpinan BGN, semua jadi lancar jaya.

"Yayasan-yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG merupakan yayasan yang dijadikan sarana untuk kejahatan dan terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra SPPG," tambahnya tegas.

Kejagung menyebutkan bahwa yayasan-yayasan tersebut terafiliasi dengan ketiga tersangka.

Alih-alih program rakyat, mereka justru mengalirkan insentif miliaran rupiah per hari ke bisnis keluarga sendiri.

Bravo! Program pemberantasan stunting, eh malah budak-budak korupsi.

2. Belanja Nyeleneh: Motor Listrik, Sepatu, Tablet—Lalu TV 75 Inci buat Anak SD?

Jika ada yang bertanya, "Apa sih hubungan Makan Bergizi Gratis dengan Televisi 75 Inci?" Maka tiga tersangka ini mungkin akan menjawab: "Ya biar anak-anak nonton sinetron sambil ngemil, Pak Jaksa."

Itu bukan anekdot lucu, itu fakta pengadaannya.

Kejagung menemukan empat pengadaan barang yang notabene tidak mendukung operasional MBG sama sekali dan diduga kuat terjadi mark-up harga.

  • Motor Listrik: Sebanyak 21.801 unit dengan total nilai Rp1 triliunLogis? Apakah kurir MBG akan membagikan makanan dengan ngebut? Atau ini niatnya bikin Gojek-nya BGN?

  • Sepatu32.000 pasang sepatuEh, ini program makanan atau program sandang?

  • Tablet: Lebih dari 31.000 unit.

  • Televisi 75 Inci5.400 unit televisi berukuran raksasaUntuk pelajaran memasak dengan layar lebar?

"Ini jelas tidak sesuai dengan kebutuhan. Nilai mark-up-nya pun sedang didalami," tegas Kejagung.

Negara benar-benar bengis dirugikan akibat kebutaan pimpinan BGN terhadap fungsi pokok program mereka sendiri.


💰 Antara "Insentif Rp6 Juta" dan "Miliaran": Apakah Orang Lapar Mendapat Cuan?

Perlu dicatat, secara prosedur sebelumnya, BGN memang memberi insentif Rp6 juta per hari untuk setiap dapur SPPG sebagai "kompensasi kesiapan fasilitas".

Berita Terkait