Berita

Kejagung Hitung Kerugian Negara Rp103 Triliun, Sementara Yayasan Nakal Itu Sibuk Beli Tablet 31.994 Unit: Mungkin Mau Bikin Start-up EdTech Palsu

Diperbarui 0 5 mnt baca 988 kata 3 halaman
Kejagung Hitung Kerugian Negara Rp103 Triliun, Sementara Yayasan Nakal Itu Sibuk Beli Tablet 31.994 Unit: Mungkin Mau Bikin Start-up EdTech Palsu
Yayasan Yayasan – Kejagung Hitung Kerugian Negara Rp103 Triliun, Sementara Yayasan Nakal Itu Sibuk Beli Tablet 31.994 Unit...

Bungko News – Cerita di dunia persilatan proyek pemerintahan kadang lebih absurd dari skenario film komedi 801 unit sepeda motor listrik senilai Rp1,03 triliun dari vendor yang nyatanya tidak punya dealer atau bengkel aktif Tags: Yayasan Yayasan

Cerita di dunia persilatan proyek pemerintahan kadang lebih absurd dari skenario film komedi.

Buktinya, di kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terungkaplah sebuah "inovasi" yang belum pernah ada sebelumnya: menggelembungkan anggaran dengan membeli 21.801 unit sepeda motor listrik senilai Rp1,03 triliun dari vendor yang nyatanya tidak punya dealer atau bengkel aktif.

Seperti mau beli nasi padang ke warung tapi penjualnya bahkan tak punya rice cooker!

🛵 Skenario Gila: Dari "Mobile Dapur" Jadi "Motor Pribadi Bos"

Kejaksaan Agung baru saja membuka semua kartu yang tadinya dikocok rapi oleh tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN): sang eks Kepala, Dadan Hindayana, dan dua wakilnya, Sony Sonjaya serta Lodewyk Pusung.

Mereka resmi menduduki kursi pesakitan dan menjalani penahanan di Rutan Salemba sejak Rabu (3/6/2026) malam.

Yang membuat geleng-geleng kepala bukan hanya angka kerugiannya, tetapi kreativitas modus operandi-nya.

Bayangkan:

  1. Perencanaan Akal-akalan: Mereka tidak hanya sekadar menunjuk yayasan abal-abal yang terafiliasi sebagai pelaksana program MBG. Mereka juga melakukan intervensi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK). Hasilnya, kebutuhan pengadaan jadi berantakan dan jauh dari kebutuhan riil di lapangan.

  2. Motor "Anti Mogok"? Sengaja Mogok Sistem: Salah satu barang yang dibeli dengan anggaran melimpah adalah motor listrik. Bukan satu atau dua, tapi 21.801 unit. Nilainya? Segar! Rp1.035.515.297.908,02 (dibulatkan Rp1,03 triliun). Uang itu dengan mantap ditransfer ke PT YAT..

  3. Vendor "Gaib" Tanpa Bengkel: Kalau Anda pikir mereka memilih dealer motor besar dengan jaringan bengkel di seluruh Indonesia, Anda salah besar. Kejagung mengungkap fakta yang membuat keok para komedian: PT YAT, vendor terpilih, ternyata tidak memiliki dealer atau bengkel aktif sama sekali!.

Berita Terkait