Bungko News – Menjelang bulan Ramadan 2026, para Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai menantikan kepastian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Kedua komponen pendapatan ini biasanya menjadi tambahan penghasilan yang sangat dinantikan karena dibayarkan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran besar untuk pembayaran THR ASN tahun 2026.
Selain itu, sejumlah pemerintah daerah juga memastikan pencairan TPP ASN tetap berjalan sesuai ketentuan.
Lantas, kapan THR dan TPP ASN 2026 cair serta berapa besarannya untuk setiap golongan?
Jadwal Pencairan THR ASN 2026
Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN tahun 2026 yang mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), prajurit TNI, dan anggota Polri.
Menteri Keuangan menyatakan bahwa pencairan THR ASN direncanakan mulai pada awal Ramadan 2026 untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Lebaran.
Jika mengikuti pola tahun-tahun sebelumnya, THR ASN biasanya disalurkan sekitar 10–14 hari sebelum Hari Raya Idulfitri melalui rekening masing-masing pegawai.
Dengan perkiraan Idulfitri 2026 jatuh pada akhir Maret, maka pencairan THR ASN diprediksi berlangsung antara akhir Februari hingga pertengahan Maret 2026, tergantung pada keputusan resmi pemerintah melalui Peraturan Pemerintah (PP).
Komponen THR ASN 2026
Secara umum, komponen THR ASN terdiri dari beberapa unsur pendapatan utama, yaitu: