Pemerintah menyediakan dua metode resmi yang bisa diakses menggunakan HP secara gratis.
Berikut panduan lengkapnya:
Metode 1: Cek Melalui Website (Tanpa Aplikasi)
Metode ini paling sederhana dan tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Cukup buka browser di HP Anda.
Langkah-langkah:
-
Buka browser (Chrome, Safari, dll.) dan akses: https://cekbansos.kemensos.go.id
-
Masukkan alamat lengkap tempat tinggal (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa)
-
Isi NIK KTP (Nomor Induk Kependudukan) 16 digit
-
Masukkan kode verifikasi (captcha) yang muncul
-
Klik tombol "Cari Data"
Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan informasi:
-
Nama penerima
-
Jenis bantuan sosial (PKH/BPNT)
-
Status pencairan ("YA" atau "TIDAK")
-
Periode penyaluran bansos
Metode 2: Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
Langkah-langkah:
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Google Play Store (Android) atau App Store (iOS)
-
Registrasi atau login menggunakan NIK dan data KK
-
Pilih menu "Cek Bansos"
-
Masukkan data wilayah dan NIK KTP
-
Klik "Cari Data"
Tanda Anda Terdaftar sebagai Penerima Bansos Juni 2026
Agar tidak salah informasi, perhatikan tanda-tanda berikut bahwa Anda terdaftar sebagai penerima bansos yang akan cair di Juni 2026:
1. Status "YA" di Website Resmi
Jika setelah melakukan pengecekan di cekbansos.kemensos.go.id kolom status menunjukkan "YA", artinya Anda terdaftar sebagai penerima manfaat untuk periode ini .
2. Perubahan Periode Penyaluran menjadi April-Mei-Juni 2026
Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya masih tercatat pada periode Januari-Maret 2026 kini mulai mendapati perubahan status menjadi April, Mei, dan Juni 2026 di sistem pengecekan bansos.
Perubahan ini menandakan bahwa proses penyaluran tahap kedua sedang berjalan .