Berita

Isu Penebalan Bansos Rp400.000 Belum Resmi, Pemerintah Fokus Salurkan Bansos Reguler Juni 2026

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,053 kata 4 halaman
Isu Penebalan Bansos Rp400.000 Belum Resmi, Pemerintah Fokus Salurkan Bansos Reguler Juni 2026
Isu Penebalan Bansos Rp400.000 Belum Resmi, Pemerintah Fokus Salurkan Bansos Reguler Juni 2026 — Demikian laporan lengkap ...

Bansos Reguler yang Sedang Cair di Juni 2026

Di tengah maraknya isu penebalan bansos, pemerintah melalui Kemensos dan lembaga terkait lainnya tetap melanjutkan penyaluran program bansos reguler.

Berikut adalah daftar bansos yang sedang cair pada Juni 2026:

1. PKH Tahap 2 dan BPNT Reguler melalui KKS dan PT Pos

Penyaluran bansos reguler tahap kedua untuk tahun 2026 masih terus berlangsung.

Pencairan PKH dan BPNT untuk periode April-Mei-Juni 2026 disalurkan secara bertahap melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank-bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI) serta melalui PT Pos Indonesia.

Untuk BPNT, KPM berhak menerima bantuan senilai Rp600.000 yang merupakan akumulasi bantuan untuk tiga bulan (April, Mei, Juni).

Sejumlah KPM di berbagai daerah, seperti di Pemalang (Jawa Tengah), telah melaporkan bahwa dana bantuan sudah masuk ke rekening KKS mereka.

Wilayah yang sudah melaporkan pencairan PKH dan BPNT antara lain:

  • Jawa Barat: Ciamis, Kuningan

  • Jawa Tengah: Pekalongan, Cilacap, Pemalang, Batang, Semarang, Solo

  • Sumatera Selatan: Palembang, Prabumulih

  • Banten: Lebak

  • Lampung: Metro

  • Sulawesi Selatan: Bulukumba

Pencairan lewat Bank BSI di wilayah Aceh dan Bank Mandiri di berbagai daerah juga terpantau gencar dilakukan.

2. Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bahwa bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng rakyat Minyakita masih terus disalurkan hingga akhir Juni 2026.

Program ini menyasar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Hingga 5 Juni 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan secara nasional telah mencapai 55,37 persen atau telah diterima sebanyak 18,4 juta KPM.

Secara kuantitas, total beras yang dibutuhkan sebanyak 664.900 ton dan Minyakita 132.900 kiloliter.

Berita Terkait