"Selain lebih adil, sistem baru ini juga dirancang untuk lebih ramah peserta dan efisien secara anggaran," tambah Zudan, sebagaimana dikutip dari berbagai sumber.
Perubahan ini juga mendapat sambutan dari berbagai pihak karena dianggap mampu mengurangi praktik diskriminasi dalam perekrutan ASN.
Namun, di sisi lain, para tenaga honorer yang selama ini mengandalkan jalur prioritas diminta untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik guna bersaing secara terbuka.
Rencana perubahan besar-besaran dalam seleksi CPNS dan PPPK ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus melakukan reformasi birokrasi, khususnya di bidang kepegawaian.
Meski menuai pro dan kontra, kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan ASN yang benar-benar kompetitif, profesional, dan siap mengabdi tanpa memandang latar belakang pelamar.
Masyarakat pun diminta untuk terus memantau pengumuman resmi dari BKN dan Kementerian PANRB terkait jadwal dan mekanisme seleksi terbaru.
***