Bungko News – Jakarta – Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 3 Maret 2026 secara resmi mengatur pemberian gaji ke-13 kepada aparatur negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah memastikan pencairan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, hingga pensiunan akan dilakukan pada Juni 2026.
Lantas bagaimana dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)? Apakah mereka juga mendapatkan hak yang sama?
Jawabannya tegas: PPPK juga mendapatkan gaji ke-13 2026.
Dalam PP Nomor 9 Tahun 2026, PPPK secara tegas termasuk dalam kategori aparatur negara yang berhak menerima tunjangan tersebut.
Bahkan tidak hanya PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu juga dipastikan mendapatkan gaji ke-13 selama memenuhi persyaratan yang berlaku.
Jadwal Pencairan: Paling Cepat Juni 2026
Berdasarkan Pasal 15 ayat (1) PP Nomor 9 Tahun 2026, gaji ke-13 dibayarkan paling cepat pada bulan Juni 2026.
Jika terjadi kendala teknis atau administrasi sehingga belum dapat dibayarkan pada Juni, maka pencairan dapat dilakukan setelah bulan Juni 2026, sebagaimana diatur dalam Pasal 15 ayat (2).
Besaran gaji ke-13 dihitung berdasarkan komponen penghasilan yang diterima pada bulan Mei 2026, sesuai ketentuan Pasal 15 ayat (3) PP Nomor 9 Tahun 2026.
Artinya, seluruh ASN, TNI, Polri, PPPK, hingga pensiunan akan menerima gaji ke-13 dengan besaran yang sama seperti penghasilan yang mereka terima pada bulan ini.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai gaji ke-13 akan membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang tahun ajaran baru sekolah yang biasanya membutuhkan biaya tambahan keluarga.
Komponen Gaji ke-13 PPPK 2026
Pemerintah telah merinci komponen gaji ke-13 yang diterima PPPK.
Secara umum, komponen tersebut meliputi:
-
Gaji pokok – Besaran disesuaikan dengan golongan dan masa kerja
-
Tunjangan keluarga – Diberikan kepada PPPK yang sudah menikah dan memiliki tanggungan
-
Tunjangan pangan – Bantuan pangan bagi seluruh pegawai aktif