KPM yang menggunakan KKS dari Bank BNI, BRI, Mandiri, maupun BSI disarankan untuk rutin memeriksa saldo rekening.
Bagi keluarga penerima manfaat yang memiliki anggota keluarga usia sekolah dan telah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Nominasi atau SK Pemberian PIP Tahun Anggaran 2026, proses pencairan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga resmi digulirkan pada bulan Juni ini.
Penyaluran PIP dilakukan melalui Bank BRI untuk jenjang SD dan SMP, serta Bank BNI untuk jenjang SMA dan SMK.
Bantuan untuk Wilayah Terpencil
Pemerintah juga memastikan akses bantuan bagi masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), seperti di Kepulauan Wilayah Barat Sumatera hingga Kepulauan Wilayah Timur Indonesia.
Penyaluran bansos untuk wilayah-wilayah tersebut digulirkan secara tunai melalui PT Pos Indonesia untuk memastikan asas keadilan sosial tercapai.
Khusus melalui Kantor Pos, penyaluran diperuntukkan bagi kelompok tertentu yang mengalami kendala akses layanan perbankan atau termasuk kategori rentan.
Imbauan untuk KPM
Pemerintah mengimbau kepada seluruh KPM untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya, terutama terkait kabar bantuan tambahan atau penebalan yang belum terkonfirmasi secara resmi.
Pastikan selalu melakukan verifikasi melalui kanal-kanal resmi seperti aplikasi Cek Bansos, website Kemensos, atau pendamping sosial PKH setempat.
Bagi KPM yang hingga saat ini rekeningnya masih belum menunjukkan saldo, jangan berkecil hati.
Proses pencairan masih berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan.
KPM yang belum menerima dana bantuan masih memiliki peluang untuk masuk dalam daftar pencairan susulan selama status kepesertaannya tetap aktif dan memenuhi syarat.
Redaksi – Dengan mulai cairnya PKH setelah penyaluran BPNT, awal Juni 2026 menjadi periode yang dinantikan banyak keluarga penerima manfaat.
KPM yang telah menerima BPNT disarankan segera memeriksa kembali kartu KKS masing-masing karena pencairan PKH masih berlangsung secara bertahap.