Portal ini juga sudah memperingatkan agar masyarakat waspada terhadap situs palsu yang mengatasnamakan bansos:
-
Buka browser dan akses
https://perlinsos.kemensos.go.id. -
Masukkan 16 digit NIK KTP pada kolom verifikasi awal.
-
Lakukan pemindaian wajah (face recognition). Pastikan ruangan cukup terang dan wajah tidak tertutup. Data wajah akan dicocokkan secara real-time dengan database Dukcapil.
-
Pilih program bantuan "Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)".
-
Portal akan secara otomatis menentukan kelayakan Anda berdasarkan data kependudukan dan kondisi ekonomi. Jika hasil tidak sesuai (misalnya terkena PHK), portal ini juga menyediakan fitur sanggah untuk mengajukan pembaruan data.
🟢 Ciri-ciri Bantuan BPNT 2026 Sudah Cair (Tanda-tanda di Sistem)
Bagi Anda yang sudah melakukan pengecekan, berikut tiga indikator utama yang menandakan bahwa bantuan BPNT sudah memasuki tahap pencairan:
-
Status Pencairan "YA" di Situs Resmi: Saat mengecek di
cekbansos.kemensos.go.id, status pada kolom "SEMBAKO/BPNT" menunjukkan "YA". -
Perubahan Periode Penyaluran: Periode bantuan dalam sistem berubah dari Januari–Maret 2026 menjadi April–Juni 2026.
-
Status SPM (Surat Perintah Membayar) dan SI (Standing Instruction): KPM yang berstatus SPM artinya proses administrasi pembayaran telah diproses dan akan segera ditindaklanjuti ke rekening. KPM yang sudah berstatus SI menandakan instruksi penyaluran telah diterima bank dan dana dalam proses transfer ke rekening KKS.
⏱️ Estimasi Waktu Cair: Bagi KPM yang masih berstatus SPM, proses hingga dana cair dari bank penyalur membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, pencairan akan terjadi dalam gelombang pada minggu pertama Juni 2026.
❓ Apa yang Harus Dilakukan Jika Status BPNT "Tidak" atau "Data Tidak Ditemukan"?
Tidak perlu khawatir.
Jika status Anda menunjukkan "Tidak" atau "Data Tidak Ditemukan", bukan berarti bantuan tidak akan pernah datang.
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan hal ini: