Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit yang tertera di KTP
Ketik kode captcha (kode huruf) yang muncul di layar. Jika kode tidak terbaca, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru
Klik tombol "CARI DATA"
Setelah itu, sistem akan menampilkan status penerimaan bantuan.
Jika terdaftar, informasi mengenai jenis bantuan (PKH/BPNT) dan status penyaluran akan muncul secara otomatis.
Jika status menunjukkan "Tidak", maka nama tersebut belum terdaftar sebagai penerima untuk periode tersebut.
2. Melalui Aplikasi "Cek Bansos"
Selain website, Kemensos juga memiliki aplikasi resmi yang bisa diunduh di Play Store (Android) atau App Store (iOS).
Berikut tahapannya:
-
Unduh dan instal aplikasi "Cek Bansos"
-
Buka aplikasi, lalu bagi pengguna baru pilih menu "Buat Akun"
-
Isi data diri lengkap (nama lengkap, NIK, alamat, email, dan password)
-
Unggah foto KTP dan swafoto (foto selfie)
-
Setelah akun aktif, login dan pilih menu "Cek Bansos"
-
Masukkan NIK KTP, lalu klik "Cari Data"
Informasi mengenai status bansos, kelompok desil, hingga detail pencairan akan tampil di layar.
Rincian Nominal Bantuan: PKH dan BPNT
Besaran bantuan yang diterima berbeda-beda tergantung jenis bansos dan kategori penerima.
Berikut rincian nominal untuk tahun 2026.
-
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Program Sembako: Penerima mendapat bantuan sebesar Rp200.000 per bulan, yang dicairkan sekaligus sebesar Rp600.000 per tiga bulan (per triwulan).
-
Program Keluarga Harapan (PKH): Bantuan disalurkan setiap tiga bulan dengan besaran berbeda berdasarkan komponen penerima. Berikut nominal per triwulan:
-
Ibu Hamil atau Nifas: Rp750.000
-
Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000
-
Siswa SD/Sederajat: Rp225.000
-
Siswa SMP/Sederajat: Rp375.000
-
Siswa SMA/Sederajat: Rp500.000
-