Wilayah III meliputi Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
Wilayah IV meliputi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Selatan, dan Papua Tengah.
Latar Belakang: Sekolah Rakyat
Program Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang sebagai institusi pendidikan berasrama (boarding school) yang memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pada Januari 2026, Presiden telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat secara serentak di 34 provinsi, dengan target pengembangan mencapai 500 sekolah hingga tahun 2029.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Kemendikdasmen tetap mendukung penuh program Sekolah Rakyat, termasuk dalam penyediaan kurikulum dan pemenuhan kebutuhan guru.
Para guru yang bertugas di Sekolah Rakyat akan dibekali pelatihan khusus, menyesuaikan dengan kurikulum multi-entry dan multi-exit yang diterapkan.
Penutup
Seleksi PPPK Guru dan Tendik Sekolah Rakyat 2026 ini menjadi peluang besar bagi lulusan PPG dan tenaga kependidikan yang ingin berkontribusi dalam pemerataan pendidikan serta pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Para calon pelamar diimbau untuk segera mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan dan memanfaatkan masa pendaftaran yang tersedia mulai 8 hingga 14 Juni 2026.
Informasi lebih lengkap mengenai rincian formasi, sistem penilaian, dan ketentuan lainnya dapat diakses melalui portal resmi SSCASN BKN di https://sscasn.bkn.go.id serta laman resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia.