Login, lalu pilih menu "Cek Bansos".
Masukkan NIK dan klik "Cari Data". Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi penerima bansos, jenis bantuan yang diterima, hingga kelompok desil dalam DTSEN.
Jika posisi desil Anda ternyata sudah berada di 1–4, Anda tidak perlu mengajukan penurunan desil. Namun jika desil Anda 5 ke atas sementara kondisi ekonomi keluarga benar-benar kurang mampu, lanjutkan ke Langkah 2.
Langkah 2: Ajukan Pembaruan Data Desil
🟢 Metode Online (Melalui Aplikasi Cek Bansos) — Paling Praktis
Metode ini bisa dilakukan langsung dari HP tanpa perlu datang ke kantor.
Berikut tahapan lengkapnya:
-
Unduh Aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
-
Daftar Akun Baru (jika belum punya). Pilih "Buat Akun Baru", lalu isi:
-
NIK (sesuai KTP)
-
Nama lengkap
-
Alamat
-
Email aktif
-
Kata sandi
-
-
Verifikasi data—unggah foto KTP dan swafoto sambil memegang KTP.
-
Aktivasi akun melalui tautan yang dikirim ke email Anda.
-
Login ke aplikasi, pilih menu "Profil" untuk melihat profil keluarga Anda.
-
Ajukan "Request Pembaharuan Data":
-
Cek status desil keluarga. Jika masih berada di desil 6 hingga 10, klik opsi "Request Pembaharuan Data".
-
Pastikan seluruh anggota keluarga telah terdaftar dalam satu profil.
-
Ikuti seluruh instruksi hingga permohonan terkirim.
-
Setelah pengajuan terkirim, petugas akan melakukan verifikasi.
Status pengajuan dapat dipantau melalui aplikasi.
🟢 Metode Offline (Melalui Kantor Desa/Kelurahan atau Dinas Sosial)
Bagi masyarakat yang kurang familiar dengan aplikasi atau mengalami kendala akses internet, metode offline menjadi pilihan utama.
Langkah-langkah:
-
Datangi kantor desa atau kelurahan setempat. Sampaikan kepada perangkat desa bahwa Anda ingin mengajukan pembaruan data DTSEN karena kondisi ekonomi keluarga sudah menurun.
-
Siapkan dokumen pendukung (akan dijelaskan di bagian berikutnya). Petugas akan mencatat laporan Anda.
-
Petugas akan meneruskan pengajuan ke sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) yang terintegrasi dengan DTSEN.
-
Tunggu survei lapangan. Seorang Pendamping Sosial atau petugas dari dinas sosial akan datang ke rumah Anda untuk melakukan verifikasi langsung. Waktu tunggu bisa bervariasi tergantung antrean di daerah Anda.
-
Jika hasil verifikasi menunjukkan kondisi ekonomi Anda memang kurang mampu, maka data akan diperbarui dan posisi desil akan berpeluang turun setelah proses pemeringkatan ulang oleh BPS.
Selain ke desa/kelurahan, Anda juga bisa datang langsung ke Dinas Sosial kabupaten/kota terdekat untuk mengajukan permohonan pembaruan data DTSEN.
📁 Dokumen yang Harus Disiapkan (Untuk Metode Online & Offline)
| Jenis Dokumen | Keterangan |
|---|---|
| KTP asli (Kepala Keluarga) | Wajib dibawa untuk verifikasi identitas |
| Kartu Keluarga (KK) asli | Untuk mencocokkan data anggota keluarga |
| Dokumen pendukung perubahan kondisi ekonomi | Surat keterangan PHK (jika ada), surat keterangan sakit dari dokter, bukti penghasilan terkini, dll. |
Dokumen-dokumen ini akan membantu petugas memverifikasi bahwa kondisi ekonomi keluarga Anda memang sudah menurun dan layak masuk desil prioritas (1–4).
Peringatan Penting: Seluruh proses pemutakhiran data ini gratis. Jangan pernah membayar atau memberikan uang kepada siapa pun yang mengaku bisa "membantu menurunkan desil".
📅 Estimasi Waktu Proses
Proses dari pengajuan hingga desil benar-benar berubah tidak instan.
Berikut perkiraan waktunya:
| Tahapan | Estimasi Waktu |
|---|---|
| Pengajuan online melalui aplikasi | 5–10 menit |
| Verifikasi data oleh petugas | 1–2 minggu |
| Survei lapangan (jika diperlukan) | 2–4 minggu |
| Pemrosesan dan perubahan desil oleh BPS | 2–4 minggu |
| Total estimasi | 1–3 bulan |
Sumber: Bisnis.com
🔄 Setelah Desil Turun—Apa yang Harus Dilakukan?
Jika pengajuan Anda disetujui dan desil keluarga sudah berubah menjadi 1–4, lakukan langkah-langkah berikut:
-
Cek ulang status desil melalui aplikasi Cek Bansos atau situs
cekbansos.kemensos.go.iduntuk memastikan perubahan sudah tercatat. -
Pantau informasi pencairan bansos PKH dan BPNT secara berkala—biasanya proses penyaluran gelombang berikutnya akan menyertakan nama Anda sebagai penerima baru.
-
Jangan lupa aktivasi rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) jika Anda belum memilikinya—kartu inilah yang akan menerima saldo bansos.