| Golongan | Daya | Tarif per kWh |
|---|---|---|
| R-1/TR (Subsidi) | 450 VA | Rp 415 |
| R-1/TR (Subsidi) | 900 VA | Rp 605 |
Sebagai perbandingan, pelanggan 900 VA non-subsidi (Rumah Tangga Mampu/RTM) dikenakan tarif Rp 1.352 per kWh—lebih dari dua kali lipat tarif subsidi.
Selain tarif rendah, pelanggan 450 VA juga berhak mendapatkan diskon listrik 50%, sedangkan pelanggan 900 VA subsidi berhak mendapatkan diskon 25%.
Diskon ini berlaku untuk pembelian token hingga Rp 600.000 per bulan; jika membeli lebih dari jumlah tersebut, subsidi hanya diterapkan pada Rp 600.000 pertama.
Cara Cek Status Subsidi Anda
Sebelum mengajukan atau membeli token, pastikan dulu apakah Anda terdaftar sebagai penerima subsidi.
Berikut cara mengeceknya:
1. Melalui Aplikasi PLN Mobile
-
Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile
-
Masukkan ID pelanggan (nomor meter listrik)
-
Sistem akan menampilkan status subsidi Anda
2. Melalui Website Resmi PLN
-
Kunjungi portal resmi PLN di portal.pln.co.id
-
Masukkan data pelanggan untuk mengecek status
3. Melalui Struk Pembelian Token
-
Periksa kode tarif di struk pembelian token
-
Jika tertulis “R1/900VA” berarti Anda pelanggan subsidi
-
Jika tertulis “R1M/900VA” berarti Anda pelanggan non-subsidi
4. Melalui Kantor Desa/Kelurahan
-
Datangi kantor desa atau kelurahan setempat
-
Tanyakan apakah nama Anda terdaftar dalam DTKS
Langkah-Langkah Mendapatkan Subsidi Token Listrik
Proses mendapatkan subsidi listrik tidak bisa instan.
Berikut alur yang benar:
Langkah 1: Cek Status di DTKS
Langkah pertama dan paling krusial adalah memastikan Anda sudah terdaftar dalam DTKS.
Ini adalah "gerbang utama" semua bantuan sosial pemerintah.
Cara mengeceknya:
-
Melalui website atau aplikasi Cek Bansos
-
Datang ke kelurahan atau desa setempat