Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:
- Kategori desil berubah
- Data kependudukan belum diperbarui
- Hasil verifikasi lapangan berubah
- Kondisi ekonomi keluarga dianggap meningkat
- Rekening bansos bermasalah
Karena itu, masyarakat disarankan rutin mengecek status bansos dan desil DTSEN secara berkala.
Cara Mengusulkan Perbaikan Data DTSEN
Jika merasa layak menerima bansos tetapi tidak terdaftar, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Menghubungi pemerintah desa atau kelurahan
- Mendatangi dinas sosial setempat
- Mengusulkan data melalui aplikasi Cek Bansos
- Memastikan NIK dan KK sudah sinkron dengan Dukcapil
Pemerintah terus melakukan pembaruan data DTSEN agar penyaluran bansos semakin tepat sasaran.
Waspada Hoaks dan Situs Palsu
Kemensos mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap situs palsu atau pihak yang meminta biaya untuk pengecekan bansos dan desil.
Seluruh layanan pengecekan bansos resmi dilakukan secara gratis melalui website dan aplikasi resmi pemerintah.
Masyarakat juga diminta tidak membagikan data pribadi seperti NIK, KK, PIN ATM, maupun OTP kepada pihak tidak dikenal.
Kesimpulan
Panduan cek desil Kemensos Juni 2026 kini semakin mudah karena dapat dilakukan secara online menggunakan HP dan NIK KTP.
Dengan mengetahui status desil DTSEN, masyarakat dapat memastikan peluang menerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT pada tahun 2026.
Pemerintah juga terus memperbarui data penerima bansos agar bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.