Beberapa faktor yang menyebabkan data dinyatakan tidak aktif antara lain:
-
NIK anak belum valid atau belum terdaftar di DTKS
-
Anak belum tercantum jelas sebagai yatim/piatu di Kartu Keluarga
-
Data keluarga belum diverifikasi oleh pendamping sosial
-
Perubahan status anak (usia di atas 18 tahun, telah diadopsi oleh keluarga mampu, atau wali/pengasuh mengalami peningkatan ekonomi)
Solusi: Pastikan data diri anak dan keluarga telah terdaftar dan aktif dalam DTKS.
Jika terdapat perubahan status atau data yang tidak sesuai, segera laporkan kepada pendamping sosial atau Dinas Sosial setempat untuk dilakukan pemutakhiran data.
Pendamping sosial akan melakukan survei lapangan dan verifikasi untuk memastikan data yang diusulkan akurat.
3. Perubahan Status Desil Ekonomi dan Kelayakan
Penyebab: Keluarga yang dalam pemadanan data terbaru dinilai telah berada di atas ambang kesejahteraan atau memiliki penghasilan stabil berpotensi tidak lagi menerima bantuan.
Perubahan status penerima dilakukan secara otomatis berdasarkan hasil validasi data tanpa perlu pengajuan manual.
Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Nomor 22/HUK/2026, pemerintah secara resmi menerapkan standardisasi baru mengenai batas klaster kemiskinan.
Kelompok Desil 1-5 berpeluang menerima Program ATENSI sesuai hasil asesmen Kemensos, sementara masyarakat dengan desil di atas 5 umumnya tidak diprioritaskan karena dinilai telah mampu secara ekonomi.
Faktor lain yang dapat menyebabkan bantuan tidak cair antara lain:
-
Memiliki kredit atau utang aktif
-
Kepemilikan aset dan pola konsumsi
-
Penerima sudah meninggal dunia
-
Berstatus ASN, TNI, Polri, pejabat negara, atau pegawai BUMN/BUMD
Solusi: Cek status desil ekonomi keluarga melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos dengan menggunakan NIK KTP.
Jika merasa masih layak namun data menunjukkan tidak aktif, ajukan perubahan data melalui Dinas Sosial setempat.
4. Kelengkapan Dokumen Persyaratan
Penyebab: Banyak kasus di mana bantuan tidak cair karena dokumen persyaratan yang tidak lengkap atau tidak sesuai.
Data identitas atau alamat tidak ditemukan, data belum valid, atau anak bersangkutan saat ini diketahui sudah diadopsi oleh keluarga mampu.
Solusi: Pastikan seluruh dokumen persyaratan lengkap dan valid.