Berita

Aturan Baru Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2025: 1,9 Juta Penerima Dicoret, DTSEN Jadi Data Tunggal, PPATK Ungkap 600 Ribu Pemain Judi

Diperbarui 0 4 mnt baca 662 kata 3 halaman
Aturan Baru Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2025: 1,9 Juta Penerima Dicoret, DTSEN Jadi Data Tunggal, PPATK Ungkap 600 Ribu Pemain Judi

Reaktivasi untuk Penerima Layak

Bagi masyarakat yang masih membutuhkan bansos namun terdampak perubahan data, pemerintah membuka kesempatan untuk melakukan reaktivasi.

"Bagi mereka yang masuk di dalam desil 1, desil 2 tentu masih ada kesempatan untuk memperoleh bansos kembali dengan cara melakukan reaktivasi sebagai penerima bansos," jelas Gus Ipul.

Proses reaktivasi dapat dilakukan melalui desa/kelurahan atau melalui aplikasi yang telah disiapkan Kemensos bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat.

Fokus pada Pemberdayaan

Gus Ipul menegaskan bahwa bansos bersifat sementara dan bertujuan membantu KPM menuju kemandirian ekonomi.

"Bansos itu sementara, pemberdayaan itu selamanya," ujarnya.

Pemerintah kini memperkuat program pemberdayaan sehingga setiap tahunnya bisa lebih terukur.

Mereka yang sudah "naik kelas" atau graduasi dari penerima bansos akan diarahkan untuk mengikuti program-program pemberdayaan yang ada di Kementerian Sosial maupun kementerian lain di bawah koordinasi Menko Pemberdayaan Masyarakat.

Jadwal Penyaluran Tahap 4

Bansos PKH dan BPNT tahap 4 akan disalurkan untuk periode Oktober hingga Desember 2025.

Meskipun pencairan bansos tahap 3 masih berlangsung hingga akhir September, persiapan untuk tahap 4 sudah dimulai dengan verifikasi dan validasi data KPM melalui sistem DTSEN.

"Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak mengurangi, bahkan akan menambah dan memperkuat program bantuan sosial bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan," kata Gus Ipul setelah bertemu dengan Presiden Prabowo pada Jumat, 19 September 2025.

***

Berita Terkait