Berita

Modus Baru! Grup WA "Liburaaannnnn" Jadi Sarang Perekrut Judol, 2 CPMI Hampir Terbang ke Kamboja

Diperbarui 0 8 mnt baca 1,592 kata 5 halaman
Modus Baru! Grup WA "Liburaaannnnn" Jadi Sarang Perekrut Judol, 2 CPMI Hampir Terbang ke Kamboja
Cpmi Ilegal - Modus Baru! Grup WA "Liburaaannnnn" Jadi Sarang Perekrut Judol, 2 CPMI Hampir Terbang ke Kamboja — 🚨 Kronologi Pengungkap...

📢 Imbauan untuk Masyarakat

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding mengecam keras para pelaku TPPO dan menegaskan pentingnya memberantas mafia pengiriman pekerja migran ilegal.

Bagi masyarakat yang mencari peluang kerja ke luar negeri, berikut beberapa hal yang perlu diwaspadai:

Tanda-tanda Tawaran Kerja yang Patut Dicurigai:

Tanda Bahaya Penjelasan
Gaji fantastis Rp 10-20 juta per bulan dengan pekerjaan "mudah" seperti admin
Proses cepat dan mudah Tanpa prosedur resmi, tes, atau wawancara yang memadai
Keberangkatan gratis Modus untuk menghilangkan kecurigaan korban
Rekrutmen via grup WA/medsos Nama grup tidak resmi seperti "Liburaaannnnn"
Tidak melalui P3MI resmi Tidak ada dokumen perlindungan dan kontrak kerja yang jelas
Tujuan ke Kamboja/Myanmar Negara yang dikenal sebagai basis sindikat judi online dan scamming

Langkah Pencegahan:

  1. Pastikan bekerja melalui P3MI resmi yang terdaftar di pemerintah

  2. Miliki dokumen perlindungan pekerja migran yang lengkap

  3. Ikuti pelatihan kerja dan pembekalan akhir pemberangkatan sesuai prosedur

  4. Gunakan aplikasi Save Travel untuk memastikan keamanan sebelum berangkat ke luar negeri

  5. Laporkan ke hotline resmi jika menemukan indikasi pekerjaan mencurigakan

  6. Jangan mudah tergiur tawaran gaji besar tanpa proses yang jelas

📌 Kesimpulan

Kasus perekrutan CPMI oleh LA dengan iming-iming gaji Rp 10 juta per bulan sebagai admin judi online di Kamboja menjadi pengingat bahwa maraknya sindikat perdagangan orang dengan modus kerja online masih mengintai warga Indonesia.

Polisi terus memburu LA yang kini masuk DPO dan telah mengajukan Red Notice ke Interpol, sementara pelaku pendamping RR sudah diamankan.

Dari periode Januari-Mei 2026 saja, Polres Bandara Soekarno-Hatta telah menggagalkan 89 keberangkatan CPMI ilegal ke berbagai negara.

Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan prosedur resmi dalam bekerja ke luar negeri dan tidak mudah tergiur dengan janji manis gaji fantastis dengan proses instan.

Di balik tawaran menggiurkan tersebut, sering kali tersembunyi bahaya besar: penyekapan, kekerasan, hingga ancaman jiwa.

Pesan penting: Bekerjalah melalui jalur resmi. Keselamatan dan masa depan Anda jauh lebih berharga daripada iming-iming gaji besar yang tidak jelas ujung pangkalnya.

Berita Terkait