Berita

Kapan Lebaran 2026? Simak Prediksi 1 Syawal 1447 H Menurut BRIN dan BMKG

Diperbarui 0 4 mnt baca 660 kata 3 halaman
Kapan Lebaran 2026? Simak Prediksi 1 Syawal 1447 H Menurut BRIN dan BMKG

Menjelang akhir Ramadan, banyak masyarakat mulai bertanya: Lebaran Idul Fitri 2026 jatuh pada tanggal berapa?

Pertanyaan ini penting karena menentukan waktu pelaksanaan salat Id, mudik, hingga libur nasional.

Sejumlah lembaga, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), telah merilis prediksi awal mengenai 1 Syawal 1447 Hijriah.

Meski demikian, tanggal resmi Lebaran tetap akan ditentukan melalui sidang isbat oleh pemerintah.

Prediksi Lebaran 2026 Menurut BRIN

Peneliti astronomi dari BRIN memperkirakan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1447 H kemungkinan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Prediksi ini didasarkan pada perhitungan astronomi mengenai posisi hilal atau bulan sabit muda pada akhir Ramadan.

Menurut Koordinator Riset Astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, pada saat matahari terbenam tanggal 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara, posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang digunakan negara-negara MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Karena hilal belum memenuhi syarat, maka Ramadan kemungkinan digenapkan menjadi 30 hari sehingga 1 Syawal diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Namun, BRIN menegaskan bahwa perhitungan tersebut masih berupa prediksi ilmiah dan penetapan resmi tetap menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat.

Prediksi BMKG: Hilal Belum Memenuhi Kriteria

BMKG juga mengeluarkan analisis astronomi terkait penentuan awal Syawal 1447 H.

Berdasarkan data BMKG, ketinggian hilal saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 di wilayah Indonesia berkisar antara 0,91 hingga 3,13 derajat.

Angka tersebut dinilai belum sepenuhnya memenuhi ambang batas kriteria imkanur rukyat MABIMS, yang menjadi salah satu acuan dalam penentuan awal bulan hijriah di Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, BMKG memperkirakan bahwa Idul Fitri 1447 H berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026, sejalan dengan prediksi para peneliti astronomi.

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret 2026

Sementara itu, organisasi Islam Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan tanggal Lebaran melalui metode hisab hakiki wujudul hilal.

Dalam maklumat resmi yang dikeluarkan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Perbedaan ini terjadi karena metode yang digunakan Muhammadiyah berbeda dengan kriteria rukyat yang biasanya dipakai pemerintah.

Pemerintah Menunggu Sidang Isbat

Di Indonesia, penentuan awal bulan hijriah secara resmi dilakukan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama.

Untuk Idul Fitri 1447 H, sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026 setelah dilakukan pemantauan hilal di berbagai titik di seluruh Indonesia.

Sidang ini akan melibatkan berbagai pihak, seperti:

- Perwakilan organisasi Islam

- Pakar astronomi

- BMKG

- BRIN

- Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Hasil sidang isbat tersebut yang nantinya menjadi keputusan resmi pemerintah mengenai tanggal Lebaran di Indonesia.

Potensi Perbedaan Hari Raya

Melihat perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah, ada kemungkinan Lebaran 2026 tidak dirayakan secara serentak.

Jika mengikuti metode hisab Muhammadiyah, Idul Fitri jatuh pada 20 Maret 2026.

Namun jika mengikuti kriteria rukyat yang digunakan pemerintah dan sebagian besar organisasi Islam lainnya, Lebaran berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026.

Perbedaan ini sebenarnya bukan hal baru dalam penentuan hari raya di Indonesia, karena setiap metode memiliki dasar ilmiah dan fiqh masing-masing.

Kesimpulan

Berdasarkan prediksi para ahli astronomi dan lembaga terkait, Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026.

  • Muhammadiyah: Jumat, 20 Maret 2026

  • Prediksi BRIN dan BMKG: Sabtu, 21 Maret 2026

  • Keputusan resmi: Menunggu sidang isbat Kementerian Agama pada 19 Maret 2026

Dengan demikian, masyarakat diimbau menunggu pengumuman resmi pemerintah untuk memastikan tanggal Lebaran yang berlaku secara nasional.

FAQ

Kapan Lebaran Idul Fitri 2026 di Indonesia?
Lebaran Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026, tergantung hasil sidang isbat pemerintah.

Apa prediksi BRIN tentang Idul Fitri 2026?
BRIN memprediksi Idul Fitri 1447 H kemungkinan jatuh pada 21 Maret 2026 berdasarkan perhitungan astronomi posisi hilal.

Apa prediksi BMKG tentang Lebaran 2026?
BMKG memperkirakan Lebaran berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026 karena posisi hilal pada 19 Maret belum memenuhi kriteria visibilitas.

Kapan sidang isbat Idul Fitri 2026?
Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 H dijadwalkan pada 19 Maret 2026 oleh Kementerian Agama.

Mengapa Lebaran bisa berbeda tanggal?
Perbedaan terjadi karena metode penentuan awal bulan hijriah yang digunakan berbeda, seperti metode hisab dan rukyat.

Berita Terkait