Memasuki September 2026, penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap ketiga untuk periode Juli–September 2026 tengah berlangsung.
Bagi masyarakat yang merasa layak menerima bantuan namun belum terdaftar atau mengalami kendala akibat status desil yang tidak sesuai, kabar baiknya: pemerintah menyediakan jalur untuk mengecek dan memperbarui data desil secara mandiri melalui HP.
Artikel ini akan memandu Anda secara lengkap cara cek desil bansos via HP, memahami arti desil, serta langkah-langkah menurunkan desil agar bisa diusulkan menjadi penerima bansos pada September 2026.
Bagian 1: Apa Itu Desil dan Mengapa Penting?
Pengertian Desil
Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat ke dalam 10 tingkatan berdasarkan kondisi sosial ekonomi, dari yang paling rendah hingga paling tinggi.
Data ini tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Penentuan desil tidak hanya melihat penghasilan semata.
Variabel yang diperhitungkan mencakup:
-
Identitas kependudukan
-
Tingkat pendidikan
-
Status ketenagakerjaan
-
Kondisi dan kualitas tempat tinggal
-
Daya listrik
-
Akses sanitasi dan air minum
-
Kondisi kesehatan dan disabilitas
-
Kepemilikan aset
-
Kepemilikan usaha
Pembagian Desil 1–10
Berikut pembagian kelompok desil berdasarkan tingkat kesejahteraan:
| Desil | Keterangan |
|---|---|
| Desil 1 | Kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah |
| Desil 2 | Kelompok miskin |
| Desil 3 | Kelompok hampir miskin |
| Desil 4 | Kelompok rentan miskin |
| Desil 5 | Kelompok menuju kelas menengah |
| Desil 6–10 | Kelompok dengan tingkat kesejahteraan lebih tinggi |
Kriteria Penerima Bansos
Saat ini, penerima bansos seperti PKH dan BPNT/Sembako diutamakan bagi masyarakat dengan desil 1 sampai desil 4 (40 persen terbawah).
Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui jika tidak lagi sesuai dengan kondisi nyata masyarakat.
Bagian 2: Cara Cek Desil Bansos via HP
Pengecekan desil dapat dilakukan melalui dua cara: melalui situs web resmi atau aplikasi Cek Bansos.
Keduanya bisa diakses menggunakan HP.
Cara 1: Cek Desil via Situs Web Cek Bansos
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
-
Buka browser di HP (seperti Chrome atau Safari)
-
Kunjungi laman resmi Cek Bansos Kemensos: https://cekbansos.kemensos.go.id
-
Masukkan data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan
-
Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tertera pada KTP
-
Masukkan kode captcha yang muncul di layar
-
Klik tombol "Cari Data"
Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan informasi seperti nama, kelompok desil yang tercatat dalam DTSEN, status penerimaan bantuan sosial, hingga periode penyalurannya.
Cara 2: Cek Desil via Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui situs web, masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos:
-
Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store (Android) atau App Store (iOS)
-
Buka aplikasi Cek Bansos Kemensos
-
Pilih menu "Cek Bansos"
-
Masukkan NIK sesuai KTP
-
Klik "Cari Data"
-
Tunggu hingga informasi hasil pencarian ditampilkan
Hasil pencarian akan memuat informasi mengenai data penerima, kelompok desil, status penerimaan bantuan, hingga periode penyaluran bansos.
Bagian 3: Cara Menurunkan Desil Bansos via HP
Jika setelah melakukan pengecekan ternyata desil Anda tercatat lebih tinggi dari kondisi ekonomi sebenarnya (misalnya desil 5 ke atas padahal kondisi ekonomi masih membutuhkan), Anda dapat mengajukan pembaruan data desil.
Ada dua jalur resmi yang bisa ditempuh.
Jalur 1: Melalui Aplikasi Cek Bansos (Online)
Cara ini dapat dilakukan secara mandiri melalui HP tanpa perlu datang ke kantor pemerintah:
-
Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store (Android) atau App Store (iOS)
-
Buat akun baru apabila belum terdaftar sebelumnya (gunakan KTP dan KK)
-
Masuk ke aplikasi menggunakan username dan password yang telah dibuat
-
Pilih dan tekan tombol "Usulkan Pembaruan" (atau "Usul Sanggah")
-
Isi seluruh pertanyaan yang tersedia secara lengkap dan jujur
-
Kirim pengajuan Anda
Setelah pengajuan dikirimkan, petugas Pendamping Sosial akan melakukan kunjungan langsung ke rumah pemohon untuk memverifikasi kesesuaian antara data yang dilaporkan dengan kondisi nyata di lapangan.
Ikuti proses verifikasi hingga selesai.
Jalur 2: Melalui Desa atau Kelurahan (Offline)
Bagi yang tidak bisa atau kurang memahami penggunaan aplikasi, dapat datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat:
-
Datangi kantor desa atau kelurahan setempat
-
Temui petugas operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), bukan sembarang petugas desa, agar informasi yang didapat lebih tepat
-
Ajukan pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau DTSEN
-
Siapkan dokumen pendukung seperti KTP dan KK
Jalur formal ini biasanya dimulai dari musyawarah di tingkat RT/RW, kemudian diteruskan ke kelurahan atau desa dan Dinas Sosial melalui aplikasi SIKS-NG.
Bagian 4: Jalur Pengusulan Diri sebagai Penerima Bansos
Selain menurunkan desil, masyarakat yang merasa layak menerima bansos tetapi belum terdaftar juga dapat mengusulkan diri melalui beberapa jalur:
1. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Buka aplikasi Cek Bansos, pilih menu usulan, lengkapi formulir pendaftaran dengan memasukkan nomor KK dan NIK.
2. Melalui Pemerintah Desa/Kelurahan
Ajukan usulan secara langsung ke pemerintah desa atau kelurahan dengan menyiapkan KTP dan KK.
3. Melalui Saluran Lain
Pemerintah juga menyediakan saluran koreksi dan pengaduan melalui:
-
WhatsApp Center: 08877-171-171
-
Command Center: 171
-
Call Center dan kanal pengaduan lainnya
Bagian 5: Hal-Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
1. Desil Bisa Berubah Secara Otomatis
Desil bersifat dinamis.
Pada September 2026, banyak masyarakat yang mengalami perubahan desil akibat sinkronisasi data dan pemutakhiran basis data secara periodik.
Oleh karena itu, selalu cek status desil terbaru Anda secara berkala.
2. Batas Waktu Pengajuan
Untuk perbaikan data bansos, disarankan melakukan tindakan perbaikan data sebelum tanggal 10 setiap bulannya.
Jika desil Anda terdeteksi naik (di atas desil 4), sistem secara otomatis akan menandai akun bansos sebagai Exclude (dikeluarkan dari penerima bansos).
3. Isi Data dengan Jujur
Pastikan seluruh informasi yang disampaikan dalam pengajuan pembaruan data akurat dan sesuai keadaan sebenarnya.
Pengajuan yang tidak sesuai dengan kondisi nyata dapat menyebabkan data ditolak atau bahkan sanksi.
4. Proses Verifikasi Memerlukan Waktu
Perubahan desil tidak bisa dilakukan secara instan.
Proses ini harus melalui verifikasi oleh pemerintah daerah dan kementerian terkait.
Setelah pengajuan dikirimkan, petugas akan melakukan survei lapangan sebelum data diputakhirkan.
5. Jangan Percaya Hoaks
Kemensos menegaskan bahwa penentuan desil bukan berdasarkan pengeluaran bulanan semata seperti yang sempat beredar lewat infografis hoaks di media sosial.
Selalu gunakan sumber resmi untuk informasi bansos.
Penutup
Mengecek dan menurunkan desil bansos kini dapat dilakukan dengan mudah melalui HP, baik melalui situs web cekbansos.kemensos.go.id maupun aplikasi Cek Bansos.
Bagi masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, segera ajukan pembaruan data melalui aplikasi atau datang ke kantor desa/kelurahan setempat.
Dengan data yang akurat dan sesuai kondisi nyata, diharapkan bantuan sosial dapat tepat sasaran dan dinikmati oleh mereka yang benar-benar membutuhkan, termasuk pada penyaluran bansos September 2026.
Sumber informasi resmi:
-
Situs Cek Bansos Kemensos: https://cekbansos.kemensos.go.id
-
Aplikasi Cek Bansos (Google Play Store & App Store)
-
WhatsApp Center: 08877-171-171
-
Command Center: 171