Berita

Update Terkini Penyaluran Bansos Oktober 2025: PKH-BPNT Tahap 4, Beras 20 Kg, dan Minyak Goreng Siap Disalurkan

Diperbarui 0 5 mnt baca 964 kata 3 halaman
Update Terkini Penyaluran Bansos Oktober 2025: PKH-BPNT Tahap 4, Beras 20 Kg, dan Minyak Goreng Siap Disalurkan

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tengah mempersiapkan penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) untuk periode Oktober-Desember 2025.

Mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat, hingga bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter telah memasuki tahap finalisasi.

Berdasarkan pantauan terbaru, beberapa bansos bahkan telah mulai cair untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai wilayah Indonesia.

Status Terbaru PKH dan BPNT Tahap 4 di SIKS-NG

Berdasarkan informasi dari Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang diakses pada awal Oktober 2025, penyaluran PKH dan BPNT tahap keempat untuk periode Oktober-Desember 2025 belum sepenuhnya terupdate dalam sistem.

"Baik di menu final closing maupun di riwayat bansos, untuk periode Oktober-Desember ini belum ada pembaruan. Artinya, tahap keempat belum dimulai dari pihak Kementerian Sosial," jelas narasi channel Cek Bansos yang dikutip dari Blitar Kawentar (9/10/2025).

Meski demikian, Kemensos memastikan bahwa proses persiapan terus berjalan.

Saat ini, pihak Kemensos masih memfokuskan penyelesaian pencairan tahap kedua dan ketiga sebelum memulai tahap keempat.

Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi hoaks yang menyebutkan bahwa tahap keempat sudah cair.

Bansos Cair di Kartu KKS per 11 Oktober 2025

Meski PKH dan BPNT tahap keempat belum resmi dimulai, beberapa bansos telah terpantau cair di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) per tanggal 11 Oktober 2025.

Berdasarkan laporan dari berbagai wilayah, terdapat dua jenis bansos yang telah tersalurkan:

1. Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)

Bantuan PIP untuk jenjang SD, SMP, dan SMA telah mulai disalurkan kembali.

Berdasarkan informasi dari Tirto.id (6/10/2025), besaran bantuan PIP disesuaikan dengan jenjang pendidikan:

- Siswa SD/SDLB/Paket A: Kelas 1-5 menerima Rp450.000 per tahun, Kelas 6 menerima Rp225.000 per tahun - Siswa SMP/SMPLB/Paket B: Kelas 7-8 menerima Rp750.000 per tahun, Kelas 9 menerima Rp375.000 per tahun - Siswa SMA/SMK/SMALB/Paket C: Kelas 10-11 menerima Rp1.800.000 per tahun, Kelas 12 menerima Rp900.000 per tahun

"Alhamdulillah, hari ini bantuan PIP banyak yang cair untuk jenjang SD dan SMA. Begitu pula untuk SMP yang belum tersalurkan silakan melakukan pengecekan semoga ada saldo masuk," lapor salah satu KPM di wilayah Lebak Banten yang menerima saldo Rp450.000 untuk anak SD.

2. Bantuan PKH Validasi dan BPNT Susulan

Beberapa KPM juga melaporkan pencairan bantuan PKH validasi dan BPNT susulan.

Di wilayah Aceh, terdapat KPM yang menerima PKH validasi sebesar Rp975.000.

Sementara di Jember, seorang KPM menerima Rp1.250.000. Di DKI Jakarta, BPNT susulan tahap ketiga sebesar Rp600.000 juga telah tersalurkan.

Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter dari Bapanas

Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Keuangan telah menyiapkan bansos ganda berupa beras 20 kg dan minyak goreng yang akan dicairkan sekaligus untuk dua bulan (Oktober dan November 2025).

Program ini memiliki total anggaran tambahan mencapai Rp6,5 triliun.

"Per bulan itu dapatnya 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng itu dikalikan dua bulan, jadi totalnya 20 kilogram beras dan empat liter minyak," jelas Bapanas seperti dikutip dari Kompas.tv (9/10/2025).

Langkah ini diambil sebagai antisipasi defisit produksi pangan menjelang akhir tahun dan awal 2026, di mana produksi beras biasanya lebih rendah dari konsumsi nasional.

Saat ini, persiapan penyaluran telah memasuki 80% dan akan didistribusikan ke keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.

"Pemetaan wilayah yang akan mendapatkan bantuan sosialnya pun sudah diterangkan langsung dari pihak Bapanas. Mulai dari wilayah Aceh sampai di Papua Tengah sudah diterangkan jumlah penerimanya," jelas sumber resmi Bapanas.

Penyaluran bantuan pangan ini dijadwalkan akan dimulai pada bulan Oktober sampai November 2025, dengan fokus distribusi melalui Perum Bulog ke titik komunitas seperti kantor kelurahan atau aula kecamatan.

Update untuk KPM Peralihan via Pos ke Kartu KKS

Bagi KPM yang mengalami peralihan dari Pos ke Kartu KKS, pencairan bansos telah mulai berjalan.

Berdasarkan laporan dari Radar Bogor (9/10/2025), pencairan pertama terpantau terjadi pada KPM yang baru beralih dari sistem kantor pos ke KKS Bank BNI.

"Bukti penarikan menunjukkan transaksi tunai sebesar Rp220.000 pada 8 Oktober 2025 pukul 10.47 di daerah Kerangkeng. Bagi penerima yang baru mendapatkan kartu BNI, saldo mulai masuk bertahap sesuai wilayah masing-masing," jelas laporan tersebut.

Namun, masih banyak KPM peralihan yang statusnya masih menunjukkan "proses cek rekening" atau "berhasil cek rekening" untuk tahap kedua dan ketiga di SIKS-NG.

Hal ini menjadi alasan utama mengapa bantuan sosial mereka belum tersalurkan.

"Jika status perubahan ini sudah berubah menjadi SI (Siap Disalurkan), kalian sudah bisa melakukan pengecekan di kartu KKS-nya. Kalian bisa bertanya ke para pendamping sosialnya atau biasanya jika status sudah SI ini biasanya akan diberitahu kepada para KPM," jelas sumber dari Kemensos.

Cara Cek Status Bansos Resmi dari Kemensos

Untuk memastikan status penerimaan bansos, KPM dapat melakukan pengecekan melalui beberapa cara resmi yang disediakan Kemensos:

1. Melalui Website cekbansos.kemensos.go.id:

- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai alamat di KTP - Masukkan nama lengkap penerima - Masukkan kode captcha yang tersedia - Klik "Cari Data" untuk melihat hasilnya

2. Melalui Aplikasi Cek Bansos:

- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store - Login dengan akun yang telah terdaftar - Pilih menu pengecekan bansos yang diinginkan

3. Melalui Petugas di Kelurahan atau Pendamping Sosial:

- Datangi langsung ke kantor kelurahan atau kecamatan - Bawa KTP dan KK sebagai identitas diri - Minta bantuan petugas untuk mengecek status di SIKS-NG

Penting untuk diingat bahwa informasi yang ditampilkan di aplikasi atau website tidak bersifat real-time.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dan terkini, KPM disarankan langsung menanyakan kepada petugas yang berwenang.

Kesimpulan

Penyaluran bansos untuk periode Oktober-Desember 2025 telah memasuki tahap persiapan dan sebagian telah mulai disalurkan.

Bagi KPM yang belum menerima bansos, diimbau untuk bersabar dan terus memantau informasi resmi dari Kemensos dan Bapanas.

Selama bantuan sosial tidak tereksklude, insyaallah bantuan sosial akan tetap tersalurkan walaupun mengalami keterlambatan.

***

Berita Terkait