Berita

UPDATE 20 AGUSTUS 2025: Cek Status PKH BPNT Tahap 3 di DTSEN Sekarang, 3 Bank Sudah Bagikan KKS Baru

Diperbarui 0 3 mnt baca 449 kata 2 halaman
UPDATE 20 AGUSTUS 2025: Cek Status PKH BPNT Tahap 3 di DTSEN Sekarang, 3 Bank Sudah Bagikan KKS Baru

JAKARTA – Hingga Rabu, 20 Agustus 2025, status pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 3 tahun 2025 resmi dapat dicek melalui aplikasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Meski demikian, Kemensos mengonfirmasi bahwa jadwal penyaluran untuk periode Juli–September belum muncul di DTSEN dan masih fokus pada tahap kedua.

Sementara itu, tiga bank penyalur resmi telah memulai distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berhak.

Hingga 20 Agustus 2025, aplikasi DTSEN belum menampilkan jadwal pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 3 periode Juli–September.

Penyaluran saat ini masih difokuskan pada tahap kedua.

Setelah cut off data pada 18 Agustus, Badan Pusat Statistik (BPS) akan menyerahkan hasil pemeringkatan data kepada Kementerian Sosial (Kemensos) untuk diperbarui di sistem.

Artinya, sebagian besar KPM harus bersabar hingga September mendatang untuk mencairkan bantuan.

Tiga Bank Mulai Salurkan KKS Baru

Di tengah proses verifikasi dan validasi data, tiga bank penyalur resmi telah mulai mendistribusikan KKS dan buku tabungan baru bagi KPM yang berhak menerima bansos tahap 3.

Ketiga bank tersebut adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) khusus untuk Provinsi Aceh, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri.

Mekanisme distribusi KKS berbeda di setiap wilayah.

Untuk jumlah KPM yang sedikit, penyaluran dilakukan langsung di kantor cabang bank.

Sementara itu, untuk wilayah dengan jumlah besar, KKS dibagikan melalui titik komunitas seperti kantor desa, kelurahan, atau kecamatan.

Bagi KPM yang sakit menahun dan tidak bisa hadir, pihak bank akan mendatangi langsung untuk menyerahkan KKS dan buku tabungan.

Namun, Bank BNI dikabarkan masih menunggu hasil burekol (verifikasi data) di sejumlah daerah.

Di Banyuwangi, misalnya, ditemukan 74 KPM bermasalah akibat gagal cek rekening, sehingga memerlukan verifikasi ulang.

Status Penerima di DTSEN: Siapa Masih Berhak?

Berdasarkan update di sistem DTSEN, KPM yang masuk dalam desil 6 hingga 10 secara otomatis tidak lagi berhak menerima bansos PKH dan BPNT.

Ada dua alasan utama seseangan KPM dikeluarkan dari daftar penerima:

1. Tidak ada lagi anggota keluarga yang memenuhi kriteria PKH (tidak ada ibu hamil, balita, pelajar, lansia, atau penyandang disabilitas).

2. Terjadi peningkatan status kesejahteraan berdasarkan pemadanan data nasional, seperti sensus sosial ekonomi, BPJS Ketenagakerjaan, hingga data subsidi energi.

Kemensos mengingatkan masyarakat untuk menjaga KKS dengan baik dan tidak terlalu sering mengecek saldo agar kartu tidak mengalami kerusakan atau hilang.

Bagi KPM yang ingin mengecek status penerimaan, dapat mengakses aplikasi DTSEN atau situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Pencairan Masif Ditargetkan September

Meski sebagian KPM telah menerima KKS baru, pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 3 secara masif baru akan dilaksanakan pada September 2025, setelah seluruh proses verifikasi dan pemutakhiran data selesai.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau pengumuman resmi dari Kemensos dan bank penyalur terkait jadwal pasti pencairan di masing-masing wilayah.

***

Berita Terkait