Berita

SIAP-SIAP CAIR! Status "Cek Rekening" BPNT Tahap 4 & Penebalan Nov-Des 2025 Terpantau di SIKS-NG

Diperbarui 0 4 mnt baca 794 kata 3 halaman
SIAP-SIAP CAIR! Status "Cek Rekening" BPNT Tahap 4 & Penebalan Nov-Des 2025 Terpantau di SIKS-NG

Kabar menggembirakan datang bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Kementerian Sosial (Kemensos) mulai memproses pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ke-4 untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025.

Tak hanya itu, status penebalan BPNT periode November-Desember 2025 senilai Rp400 ribu juga mulai muncul dalam sistem.

Berdasarkan pantauan di sistem SIKS-NG pada menu View DTS, status BPNT tahap 4 periode Oktober-Desember 2025 sudah menunjukkan "proses cek rekening".

Artinya, rekening para KPM saat ini sedang diverifikasi oleh Kemensos dan pihak perbankan sebelum dana bantuan resmi disalurkan.

"Jika proses pengecekan selesai tanpa kendala, statusnya akan berubah menjadi 'berhasil rekening', dan bantuan akan segera cair ke rekening masing-masing penerima," dilansir dari Radar Bogor, Selasa (7/10/2025).

BPNT Tahap 4 Cair Rp600 Ribu per KPM

BPNT tahap 4 2025 mencakup periode Oktober, November, dan Desember 2025.

Setiap KPM berhak mendapatkan Rp200 ribu per bulan atau total Rp600 ribu karena pencairannya dilakukan per tiga bulan sekaligus.

"Penyaluran BPNT tahap 4 2025 berlangsung pada periode Oktober, November, dan Desember. Namun, jadwal pencairan bisa berbeda di tiap daerah, bergantung pada kesiapan administrasi dan distribusi bansos," tulis Mela Arnani dalam artikel Kompas.com, Senin (6/10/2025).

Bansos BPNT disalurkan melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) maupun kantor pos sesuai domisili penerima.

Masyarakat dapat mengecek status penerimaan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos atau website resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Penebalan BPNT Rp400 Ribu Mulai Muncul di Sistem

Selain BPNT reguler, muncul pula kabar mengejutkan dan menggembirakan.

Di View DTS beberapa KPM, terpantau adanya status "Penebalan BPNT" untuk periode November-Desember 2025.

Jika benar terealisasi, bantuan ini akan bernilai Rp400 ribu per KPM (Rp200 ribu per bulan).

Namun demikian, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Kementerian Keuangan maupun Kementerian Sosial terkait penyaluran tambahan ini.

"Program penebalan bansos, yang merupakan tambahan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat daya beli masyarakat, juga telah tersalurkan dengan angka yang sama dengan BPNT, yaitu lebih dari 15,4 juta KPM (84,71 persen) dengan nilai Rp6,19 triliun," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, dilansir dari Kompas.com, Selasa (1/7/2025).

Pencairan PKH-BPNT Susulan Masih Berlanjut

Pada tanggal 7 Oktober 2025, banyak dilaporkan oleh para keluarga penerima manfaat yang kartu KKS-nya baru.

Artinya, KPM tersebut adalah KPM peralihan dari pos ke kartu KKS atau bagi KPM PKH plus BPNT yang di bulan kemarin masih cair bantuan BPNT-nya saja atau PKH-nya saja.

Di awal bulan Oktober ini, bansos PKH ataupun BPNT susulan untuk tahap kedua ataupun tahap ketiga masih terus dicairkan oleh pihak bank penyalur.

Beberapa testimoni KPM menunjukkan pencairan dengan nominal beragam, mulai dari Rp600 ribu hingga Rp750 ribu.

18,27 Juta KPM Terdaftar di Seluruh Indonesia

Berdasarkan data yang disampaikan dalam video Diari Bansos, total ada sebanyak 18,27 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan data yang disampaikan Kemensos pada Juli 2025 lalu, yang menyebutkan ada 16,5 juta KPM yang telah dinyatakan valid berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Kemensos mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) triwulan kedua tahun 2025 kepada 16,5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran mencapai Rp10 triliun pada 28 Mei 2025 lalu. Ada lebih dari 20 juta data calon penerima, di mana sebanyak 16,5 juta telah dinyatakan valid berdasarkan DTSEN," jelas Gus Ipul.

Cara Cek Status Penerimaan Bansos

Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerimaan bansos melalui dua cara:

1. Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos

- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store (Android) atau App Store (iOS) - Buka aplikasi, pilih menu "Cek Bansos" - Isi data sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap - Lakukan verifikasi sesuai instruksi aplikasi - Klik "Cari Data"

2. Melalui Website Resmi

- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id - Isi kolom provinsi, kab/kota, kecamatan dan desa - Masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP - Isi huruf kode yang tertera - Klik "Cari Data"

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, usia, jenis bantuan (BPNT), hingga status pencairan.

Status "YA" berarti Anda akan menerima bantuan pada periode pencairan berjalan.

Bagi para KPM yang sudah muncul status BPNT tahap 4 maupun penebalan BPNT di sistem SIKS-NG, diimbau untuk bersabar karena proses verifikasi rekening memerlukan waktu.

Pencairan akan dilakukan secara bertahap setelah semua data rekening dinyatakan valid oleh bank penyalur.

"Bagi KPM yang cair hari ini atau yang cair pada tahap 2, tahap 3 tetap bersyukur karena belum tentu nanti di tahap terakhir, tahap keempat bakalan dapat lagi. Misalkan dapat lagi alhamdulillah disyukuri dengan cara memanfaatkan bantuannya dengan bijak, tidak disalahgunakan," pesan admin channel Diari Bansos.

Sementara bagi KPM yang di tahap keempat nanti tidak dicairkan lagi, diharapkan dapat berbesar hati dan berlapang dada karena bansos memang tidak diberikan selamanya dan pasti ada kalanya akan selesai diberikan.

***

Berita Terkait