Kepastian ini muncul setelah rapat kerja antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Komisi II DPR RI yang digelar pada awal Maret 2025.
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa pengangkatan PPPK 2026 merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat birokrasi dan memberikan kepastian status bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi di berbagai instansi pemerintah.
Pemerintah dan DPR berkomitmen menyelesaikan penataan pegawai non-ASN dengan pendekatan yang lebih komprehensif.
Pengadaan CASN harus disertai penataan yang terstruktur dan menyeluruh, ujar Rini dalam pernyataan resminya yang dikutip Suara Nanggroe (22/9/2025).
Menurut hasil rapat kerja tersebut, pengangkatan PPPK akan dilakukan pada Maret 2026.
Sebelumnya, seleksi PPPK telah dilaksanakan dalam dua tahap pada tahun 2024, yakni pada September dan Januari 2025.
Namun, pengangkatan resmi ditunda untuk memberikan waktu bagi instansi pusat dan daerah dalam menata kebutuhan ASN sesuai prioritas pembangunan masing-masing.
Peluang untuk Guru: CPNS dan PPPK Tetap Terbuka
Bagi para guru, terutama yang saat ini berstatus honorer, ada kabar gembira.
Meskipun pemerintah belum mengumumkan secara resmi, sinyal kuat menunjukkan bahwa CPNS untuk guru akan kembali dibuka pada 2026.
Mengingat pada penerimaan sebelumnya kuota tenaga non-ASN (honorer) lebih mendominasi, banyak fresh graduate yang menyuarakan protes terkait hal ini.
Oleh karena itu, ada harapan besar agar di tahun 2026 penerimaan calon ASN dapat terlaksana secara umum, dan kuota untuk fresh graduate dapat lebih besar.
Untuk 2026 kita berharap ada.
Kita doakan bersama dan kita minta bersama untuk diadakan, kata Plt Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen BKN, Aris Windiyanto, seperti dikutip Liputan6.com (28/9/2025).