Pemerintah kembali memberikan kepastian bagi tenaga honorer atau non-Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.
Melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025, diatur bahwa PPPK Paruh Waktu berhak menerima upah paling sedikit sesuai dengan besaran yang diterima saat masih menjadi pegawai non-ASN atau mengacu pada upah minimum yang berlaku di wilayah kerja masing-masing, baik Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) maupun Upah Minimum Provinsi (UMP).
Kebijakan ini menjadi solusi bagi penataan honorer yang selama ini bekerja di pemerintahan namun belum memiliki status kejelasan hukum dan kesejahteraan yang memadai.
Dengan adanya aturan ini, diharapkan seluruh PPPK Paruh Waktu dapat menerima gaji layak dan sesuai standar daerah masing-masing.
Ketentuan Gaji PPPK Paruh Waktu
Dalam pasal-pasal Keputusan Menpan RB No.16/2025 ditegaskan:
- PPPK Paruh Waktu diberikan upah paling sedikit sesuai dengan besaran yang diterima saat menjadi pegawai non-ASN atau sesuai dengan upah minimum yang berlaku di suatu wilayah.
- Selain gaji, PPPK Paruh Waktu juga berhak atas fasilitas lain seperti tunjangan jabatan dan fasilitas individu yang diatur sesuai ketentuan perundang-undangan.
Artinya, besaran gaji PPPK Paruh Waktu akan disesuaikan dengan UMK setempat.
Jika di suatu daerah belum ditetapkan UMK, maka rujukan yang digunakan adalah UMP provinsi tersebut.
Daftar Lengkap UMP 34 Provinsi Tahun 2024 (Acuan Gaji PPPK Paruh Waktu)
Berikut adalah daftar lengkap UMP 34 provinsi Indonesia tahun 2024 berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan yang dirilis Kompas.com.
Besaran ini dapat dijadikan acuan gaji PPPK Paruh Waktu di masing-masing provinsi:
Aceh
UMP 2024: Rp 3.460.672
Sumatera Utara
UMP 2024: Rp 2.809.915
Sumatera Barat
UMP 2024: Rp 2.811.499
Riau
UMP 2024: Rp 3.294.625
Jambi
UMP 2024: Rp 2.037.121
Sumatera Selatan
UMP 2024: Rp 3.456.874
Bengkulu
UMP 2024: Rp 2.507.079
Lampung
UMP 2024: Rp 2.716.496
Bangka Belitung
UMP 2024: Rp 3.640.000
Kepulauan Riau
UMP 2024: Rp 3.402.492
DKI Jakarta
UMP 2024: Rp 5.067.381
Banten
UMP 2024: Rp 2.727.812
Jawa Barat
UMP 2024: Rp 2.057.495,17
Jawa Tengah
UMP 2024: Rp 2.036.947
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
UMP 2024: Rp 2.125.897
Jawa Timur
UMP 2024: Rp 2.165.244,30
Bali
UMP 2024: Rp 2.813.672
Nusa Tenggara Barat
UMP 2024: Rp 2.444.067
Nusa Tenggara Timur
UMP 2024: Rp 2.186.826
Kalimantan Barat
UMP 2024: Rp 2.702.616
Kalimantan Tengah
UMP 2024: Rp 3.261.616
Kalimantan Utara
UMP 2024: Rp 3.361.653
Kalimantan Selatan
UMP 2024: Rp 3.282.812
Kalimantan Timur
UMP 2024: Rp 3.360.858
Sulawesi Utara
UMP 2024: Rp 3.545.000
Sulawesi Tengah
UMP 2024: Rp 2.736.698
Sulawesi Selatan
UMP 2024: Rp 3.434.298
Sulawesi Tenggara
UMP 2024: Rp 2.885.964
Gorontalo
UMP 2024: Rp 3.025.100
Sulawesi Barat
UMP 2024: Rp 2.914.958
Maluku Utara
UMP 2024: Rp 3.200.000
Papua
UMP 2024: Rp 4.024.270
Papua Barat
UMP 2024: Rp 3.393.000
Papua Tengah
UMP 2024: Rp 4.024.270 (mengikuti UMP Papua)
Catatan: Beberapa provinsi baru seperti Papua Selatan, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Maluku belum menetapkan UMP 2024 hingga berita ini diturunkan.
Fasilitas dan Tunjangan Lain
Selain gaji pokok, PPPK Paruh Waktu juga berhak mendapatkan tunjangan dan fasilitas lain sesuai ketentuan perundang-undangan.
Hal ini meliputi tunjangan jabatan, fasilitas kerja, serta hak-hak lain yang disesuaikan dengan beban kerja dan kebutuhan individu.
Penutup
Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan kepastian kesejahteraan bagi tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi pada pemerintah.
Dengan adanya Keputusan Menpan RB No.16 Tahun 2025, diharapkan tidak ada lagi tenaga PPPK Paruh Waktu yang menerima gaji di bawah standar upah minimum wilayah.
***