Kebutuhan ASN Meningkat, Formasi Diperkirakan Ratusan Ribu
Salah satu faktor utama dibukanya seleksi CPNS 2026 adalah tingginya kebutuhan pegawai di instansi pemerintah.
Data menunjukkan bahwa sekitar 160 ribu hingga 166 ribu ASN akan memasuki masa pensiun pada tahun 2026.
Kondisi ini membuat pemerintah harus segera melakukan regenerasi pegawai.
Jumlah formasi CPNS 2026 diperkirakan mencapai sekitar 160 ribu posisi, bahkan ada prediksi yang menyebut angka tersebut bisa meningkat hingga 300 ribu–400 ribu formasi tergantung kebutuhan nasional.
Formasi yang dibuka nantinya akan difokuskan pada sektor-sektor strategis, seperti:
- Pendidikan (guru dan tenaga kependidikan) - Kesehatan (dokter, perawat, tenaga medis lainnya)
- Teknologi informasi dan digitalisasi pemerintahan - Tenaga teknis di kementerian dan lembaga - Pelayanan publik di pemerintah daerah
Pemerintah juga diperkirakan akan memberikan perhatian khusus pada talenta digital untuk mendukung transformasi digital nasional.
Tahapan Seleksi Diperkirakan Tidak Jauh Berbeda
Meskipun jadwal resmi belum dirilis, tahapan seleksi CPNS 2026 diperkirakan masih mengikuti pola sebelumnya.
Proses dimulai dari pengumuman formasi, pendaftaran online melalui portal SSCASN, seleksi administrasi, hingga tes berbasis komputer (CAT).
Adapun tahapan umum seleksi CPNS meliputi:
- Pengumuman resmi pembukaan - Pendaftaran akun SSCASN - Seleksi administrasi - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) - Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) - Pengumuman kelulusan akhir
Seluruh proses dilakukan secara transparan dan berbasis sistem digital untuk meminimalkan kecurangan.