Bungko News – Belakangan ini, marak beredar informasi di media sosial dan aplikasi pesan singkat yang mengklaim adanya program bantuan khusus bagi para pensiunan dengan nilai fantastis mencapai Rp130 juta.
Informasi tersebut viral dan menimbulkan harapan sekaligus keresahan di kalangan pensiunan ASN di seluruh Indonesia.
PT TASPEN (Persero) pun buka suara.
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan di berbagai kanal komunikasi digitalnya, TASPEN menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks dan termasuk modus penipuan siber yang mencatut nama perusahaan.
Viral Klaim Bantuan Pensiunan Rp130 Juta
Informasi yang beredar luas di TikTok dan WhatsApp umumnya dikemas dalam bentuk video pendek dengan narasi suara yang terdengar sangat meyakinkan.
Dalam video hoaks tersebut, narator menyampaikan kalimat khas yang sama:
"Assalamualaikum Bapak, Ibu. Kami kabarkan telah tersedia program bantuan bagi para pensiunan di Indonesia. Daftar hari ini cair hari ini juga."
Janji “cair hari ini juga” ini sengaja digunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk menciptakan rasa urgensi (sense of urgency), sehingga calon korban cenderung tergesa-gesa mengikuti instruksi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Korban kemudian diarahkan untuk mendaftarkan diri melalui nomor WhatsApp atau tautan tertentu yang diberikan oleh pelaku.
Selain itu, klaim “bantuan Rp130 juta” juga mencuat bersamaan dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) TASPEN dan Bank Mandiri Taspen yang nyata adanya di Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu program Bedah Rumah Layak Huni senilai total Rp130 juta yang disalurkan untuk masyarakat kurang mampu di Manggarai. Informasi soal program bedah rumah yang sah ini kemudian dipelintir oleh pihak tidak bertanggung jawab menjadi narasi “bantuan tunai pensiunan” yang menyesatkan.
Klarifikasi Resmi TASPEN
Menghadapi situasi ini, PT TASPEN (Persero) segera merespons melalui kanal komunikasi resmi perusahaan, termasuk akun Instagram @taspen.
Dalam pernyataannya, TASPEN dengan tegas menyatakan bahwa video dan informasi yang beredar tersebut sepenuhnya adalah berita bohong yang mencatut nama institusi.
“Waspada berita hoax seperti ini ya Sobat,” tulis pihak TASPEN dalam pernyataan resminya. “Tidak semua yang terlihat di media sosial itu valid.”
TASPEN juga menegaskan bahwa hingga saat ini, pihaknya maupun pemerintah tidak memiliki program resmi terkait bantuan dana khusus bagi pensiunan sebagaimana yang beredar di media sosial.
Meski demikian, perusahaan tetap fokus menjalankan program-program resmi yang sudah berjalan, yakni Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Tabungan Hari Tua (THT), Program Pensiun, serta Program Jaminan Kematian (JKM).
Modus Penipuan yang Sering Digunakan
TASPEN juga mengidentifikasi beberapa modus penipuan yang kerap digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab dalam menjalankan aksinya.
Berikut adalah modus-modus yang perlu diwaspadai: