Bagi KPM yang menerima penebalan Rp400.000 di tahap ketiga atau bahkan keempat, hal tersebut merupakan penebalan susulan karena keterlambatan pencairan di tahap kedua.
"Jadi seperti KKS-nya baru atau peralihan dari PT Pos ke KKS itu salah satu juga penyebabnya kenapa sih kok penebalan sebesar Rp400.000 yang harusnya cair di tahap dua itu baru cair sekarang di tahap yang ketiga atau mungkin bahkan nanti ada yang cairnya di tahap yang keempat," tambah Indah Yusni.
Informasi ini juga diperkuat oleh laporan Radar Bogor yang menyebutkan bahwa saldo PKH, BPNT, dan bansos penebalan BPNT sebesar Rp400.000 terpantau kembali masuk ke rekening KPM tertentu di awal Oktober 2025.
Mengapa KPM dengan KKS Baru Baru Menerima Tahap Kedua?
Banyak KPM yang baru menerima KKS mengeluhkan karena baru menerima pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua, padahal saat ini sudah memasuki tahap ketiga.
Menurut penjelasan Indah Yusni, hal ini terjadi karena pencairan bantuan PKH dan BPNT diberikan secara bertahap dan membutuhkan proses aktivasi.
"Untuk teman-teman yang kemarin mengalami peralihan ya dari PT Pos ke kartu KKS, kalian itu kan itu membutuhkan proses ya untuk aktivasi. Kemudian pencairannya itu membutuhkan waktu. Nah, biasanya itu memang membutuhkan waktu beberapa minggu dan dipastikan ya untuk cairnya itu enggak sekaligus tahap double langsung dikirimkan sekaligus tahap dua dan tahap 3nya," jelasnya.
Bagi KPM dengan KKS baru yang baru menerima pencairan tahap kedua, dipastikan akan menerima pencairan tahap ketiga pada Oktober 2025 dan akan disusul dengan tahap keempat.
"Namun tetap ya nanti bakal dicairkan. Kalau kemarin teman-teman baru menerima yang tahap kedua, pasti di Oktober ini nanti kalian akan mendapatkan pencairan untuk bantuan PKH ataupun BPNT-nya yang tahap ketiga. Nah, nanti akan disusul lagi yang tahap keempat," tambah Indah Yusni.
Cara Mengecek Status Penerima Bantuan
Untuk memastikan status penerimaan bantuan, KPM dapat melakukan pengecekan melalui dua cara resmi dari Kemensos: