Untuk memperkuat koordinasi dalam pencegahan dan penindakan berbagai kasus penipuan, TASPEN juga telah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Prinsip #TahanPastikanLaporkan
TASPEN memperkenalkan sebuah protokol keamanan digital yang mudah diingat bagi setiap pensiunan maupun keluarga pendamping, yang diringkas dalam tagar edukatif: #TahanPastikanLaporkan.
-
Tahan – Jangan langsung percaya pesan atau surat yang mengatasnamakan TASPEN. Jangan tergesa-gesa, terutama jika ada janji keuntungan instan atau ancaman penghentian manfaat.
-
Pastikan – Periksa kebenaran informasinya melalui kanal resmi TASPEN: media sosial @taspen, Call Center 1500919, atau kantor cabang terdekat.
-
Laporkan – Jika ada indikasi penipuan, segera laporkan ke pihak berwenang atau kanal pengaduan resmi TASPEN.
Ringkasan untuk Diingat
| Pertanyaan | Jawaban |
|---|---|
| Apa modus penipuan paling umum? | Pesan WhatsApp minta pembaruan data via tautan palsu |
| Apa risiko mengklik tautan palsu? | Data pribadi (NIK, NIP, rekening, OTP) dicuri, rekening dibobol |
| Bagaimana cara aman update data? | Aplikasi Andal by TASPEN / tos.taspen.co.id / kantor cabang |
| Apakah TASPEN memungut biaya layanan? | Tidak, semua layanan GRATIS |
| Apakah TASPEN meminta OTP lewat WA? | Tidak. JANGAN PERNAH berikan OTP ke siapa pun |
| Call center resmi TASPEN? | 1500 919 |
| Apa yang harus dilakukan jika menjadi korban? | Segera laporkan ke call center 1500 919 atau kantor cabang terdekat |
Dengan meningkatnya kewaspadaan dan pemahaman akan modus penipuan digital, diharapkan para peserta ASN dan pensiunan dapat terhindar dari aksi kejahatan yang merugikan ini.
Jangan mudah percaya, selalu verifikasi melalui kanal resmi, dan lindungi data pribadi Anda.