Olahraga

Hasil Super League: Persib Bandung Raih Hattrick Juara, Borneo FC Gigit Jari Meski Bantai Malut United 7-1

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,178 kata 4 halaman
Hasil Super League: Persib Bandung Raih Hattrick Juara, Borneo FC Gigit Jari Meski Bantai Malut United 7-1
Hasil Super League: Persib Bandung Raih Hattrick Juara, Borneo FC Gigit Jari Meski Bantai Malut United 7-1 — Sepanjang mus...

Persib Bandung resmi meraih gelar juara Super League 2025/2026 setelah melalui persaingan sengit hingga pekan terakhir kompetisi.

Tim Maung Bandung berhasil mempertahankan mahkota juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, sementara Borneo FC Samarinda harus puas sebagai runner up meski mencatatkan performa impresif di laga pamungkas.

Kepastian Persib sebagai juara didapat setelah mereka bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore.

Hasil imbang tersebut sudah cukup bagi tim asuhan Bojan Hodak untuk mengamankan posisi puncak klasemen akhir.

Persib dan Borneo FC sama-sama mengakhiri musim dengan koleksi 79 poin dari 34 pertandingan.

Namun, berdasarkan regulasi Super League, Persib berhak menyandang gelar juara karena unggul head-to-head atas Borneo FC.

Sepanjang musim, kedua tim tercatat dua kali bertemu.

Pada putaran pertama, Persib menang 3-1 di Stadion GBLA.

Sementara di putaran kedua, Borneo FC hanya mampu bermain imbang 1-1 di kandang sendiri, Stadion Segiri, Samarinda.

Borneo FC Bantai Malut United 7-1, Namun Tak Cukup Juara

Borneo FC menutup musim dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, pada waktu yang bersamaan.

Pesut Etam tampil menggila sejak menit awal demi menjaga asa juara.

Babak pertama menjadi pesta gol bagi tuan rumah.

Mariano Peralta membuka keunggulan pada menit ke-7 dan kembali mencetak gol empat menit kemudian (2-0).

Juan Villa memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-12, sebelum Koldo Obieta mencetak gol keempat pada menit ke-26.

Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Borneo tetap agresif.

Obieta mencetak gol keduanya pada menit ke-57 (5-0).

Malut United sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Frets Butuan pada menit ke-77, namun Borneo segera merespons melalui Muhammad Sihran semenit berselang (6-1).

Kaio kemudian melengkapi pesta gol di masa injury time, tepatnya menit ke-90+3.

Namun, kemenangan besar itu tetap tak mampu mengubah nasib Borneo dalam perburuan gelar.

Klasemen Akhir Super League 2025/2026

Berikut klasemen akhir Super League setelah pekan ke-34, sebagaimana dikutip dari laman resmi Super League, Sabtu (23/5/2026):

Peringkat Klub Main Menang Seri Kalah Poin Gol Kebobolan
1 Persib Bandung 34 24 7 3 79 59 22
2 Borneo FC 34 25 4 5 79 74 31
3 Persija Jakarta 34 21 5 7 68 62 29
4 Persebaya Surabaya 34 16 10 8 58 61 35
5 Bhayangkara Presisi Lampung 34 16 5 13 53 53 45
6 Malut United 34 15 8 11 53 68 53
7 Dewa United 34 16 5 13 53 44 37
8 Bali United 34 14 9 11 51 57 48
9 Arema FC 34 13 9 12 48 53 47
10 Persita Tangerang 34 13 6 15 45 38 37
11 PSIM Yogyakarta 34 11 12 11 45 43 44
12 Persik Kediri 34 11 6 17 39 42 61
13 Persijap Jepara 34 9 9 16 36 31 45
14 Madura United 34 9 8 17 35 37 54
15 PSM Makassar 34 8 10 16 34 39 49
16 Persis Solo 34 8 10 16 34 39 59
17 Semen Padang 34 5 5 23 20 22 62
18 PSBS Biak 34 4 6 24 18 31 95

Catatan Statistik Persib dan Borneo

Persib Bandung mencatat rekor impresif sepanjang musim.

Thom Haye dan kawan-kawan menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di kandangnya selama kompetisi berlangsung.

Persib juga menjadi tim dengan pertahanan terbaik dengan koleksi 18 clean sheet (tidak kebobolan).

Sementara Borneo FC yang harus puas di posisi runner up justru menjadi tim dengan catatan statistik tertinggi dibanding peserta lain.

Borneo mencatatkan jumlah kemenangan terbanyak (25 kali), menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak (74 gol), serta memiliki selisih gol agregat terbesar (+43).

Sejarah: Hattrick Juara dan 5 Gelar

Keberhasilan ini merupakan gelar juara ketiga Persib secara berturut-turut (hattrick).

Persib menjuarai Liga 1 musim 2023/2024, 2024/2025, dan Super League 2025/2026.

Persib kini menjadi tim pertama yang meraih hattrick juara liga di era modern Indonesia.

Tambahan satu gelar ini membuat Persib kini memiliki total lima gelar juara liga sejak era profesional Indonesia pada 1994 (musim 1994/95, 2014, 2023/24, 2024/25, dan 2025/26), menyamai rekor Persipura Jayapura.

Pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, dinilai berhasil membangun tim yang disiplin dan konsisten, membawa Persib kembali menjadi kekuatan dominan di sepak bola nasional setelah memulai kebangkitan pada musim 2023/2024.

Selama tiga musim berturut-turut, Persib bermain apik dan konsisten memuncaki klasemen.

Catatan terbaik mereka justru tercipta di musim ini, dengan koleksi 79 poin sekaligus rekor poin tertinggi dalam karier kepelatihan Hodak bersama Persib.

Persis Solo Degradasi, Persija dan Persebaya di Papan Atas

Dari sisi lain, drama juga terjadi di papan bawah klasemen.

Persis Solo dipastikan menjadi tim ketiga yang terdegradasi ke Championship (Liga 2) meskipun sukses menang 3-1 atas Persita Tangerang.

Kemenangan tersebut tidak cukup menyelamatkan Laskar Sambernyawa setelah Madura United berhasil menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-0.

Persis Solo finis di posisi ke-16 dengan 34 poin—sama dengan milik PSM Makassar yang berada di zona aman—namun Persis kalah head-to-head dari PSM, sehingga harus menyusul Semen Padang dan PSBS Biak yang sudah lebih dulu terdegradasi.

Di papan atas, Persija Jakarta menutup musim di peringkat ketiga dengan 68 poin, unggul tipis dari Persebaya Surabaya di peringkat keempat dengan 58 poin.

Tiket Champions League Asia

Dengan hasil tersebut, Persib Bandung dan Borneo FC dipastikan menjadi wakil Indonesia pada ajang Champions League Asia musim depan.

Keikutsertaan di kompetisi Asia ini menjadi peluang penting bagi kedua klub untuk menguji kualitas di level internasional serta meningkatkan pengalaman skuad.

Bagi Persib, ini bukan pertama kalinya tampil di ajang Asia.

Sebagai juara Liga 1, mereka sebelumnya juga tampil di ajang AFC Champions League Two, dan meski belum mampu melangkah jauh, pengalaman tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman skuad di level internasional.

Euforia Bobotoh Sambut Gelar

Sukses Persib menjadi juara disambut suka cita oleh sekitar 30.000 supporter fanatiknya yang memenuhi stadion.

Selain itu, bobotoh lainnya memenuhi nonton bareng di dua pintu utama GBLA serta di sejumlah titik lokasi nonton bareng.

Sambutan kemenangan ini juga menggema di media sosial.

Kata kunci "Persib" langsung memuncaki daftar trending di platform X. Netizen meluapkan kegembiraannya dengan berbagai kicauan, seperti "Nuhunnn gustiiii!! Persib hattrick masyallahh!" dan "HATUR NUHUN, PERSIB!".

Tak hanya itu, akun media sosial Persib langsung mengganti foto profil dengan logo klub yang disematkan lima bintang di atasnya—simbol dari lima gelar juara yang telah diraih sejak era profesional.

Penutup

Persib Bandung keluar sebagai juara setelah unggul head-to-head atas Borneo FC dengan koleksi poin yang sama.

Sementara itu, di papan bawah, Persis Solo resmi menyusul Semen Padang dan PSBS Biak turun kasta setelah finis di peringkat ke-16.

Persaingan ketat hingga pekan terakhir musim ini menjadi bukti bahwa kompetisi Super League berjalan dengan sangat kompetitif, dan kelolosan Persib serta Borneo ke Champions League Asia menjadi ganjaran setimpal bagi dua tim terbaik musim ini.

Berita Terkait