Pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, dinilai berhasil membangun tim yang disiplin dan konsisten, membawa Persib kembali menjadi kekuatan dominan di sepak bola nasional setelah memulai kebangkitan pada musim 2023/2024.
Selama tiga musim berturut-turut, Persib bermain apik dan konsisten memuncaki klasemen.
Catatan terbaik mereka justru tercipta di musim ini, dengan koleksi 79 poin sekaligus rekor poin tertinggi dalam karier kepelatihan Hodak bersama Persib.
Persis Solo Degradasi, Persija dan Persebaya di Papan Atas
Dari sisi lain, drama juga terjadi di papan bawah klasemen.
Persis Solo dipastikan menjadi tim ketiga yang terdegradasi ke Championship (Liga 2) meskipun sukses menang 3-1 atas Persita Tangerang.
Kemenangan tersebut tidak cukup menyelamatkan Laskar Sambernyawa setelah Madura United berhasil menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-0.
Persis Solo finis di posisi ke-16 dengan 34 poin—sama dengan milik PSM Makassar yang berada di zona aman—namun Persis kalah head-to-head dari PSM, sehingga harus menyusul Semen Padang dan PSBS Biak yang sudah lebih dulu terdegradasi.
Di papan atas, Persija Jakarta menutup musim di peringkat ketiga dengan 68 poin, unggul tipis dari Persebaya Surabaya di peringkat keempat dengan 58 poin.
Tiket Champions League Asia
Dengan hasil tersebut, Persib Bandung dan Borneo FC dipastikan menjadi wakil Indonesia pada ajang Champions League Asia musim depan.
Keikutsertaan di kompetisi Asia ini menjadi peluang penting bagi kedua klub untuk menguji kualitas di level internasional serta meningkatkan pengalaman skuad.
Bagi Persib, ini bukan pertama kalinya tampil di ajang Asia.
Sebagai juara Liga 1, mereka sebelumnya juga tampil di ajang AFC Champions League Two, dan meski belum mampu melangkah jauh, pengalaman tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman skuad di level internasional.