Bungko News – Persib Bandung resmi meraih gelar juara Super League 2025/2026 setelah melalui persaingan sengit hingga pekan terakhir kompetisi.
Tim Maung Bandung berhasil mempertahankan mahkota juara untuk ketiga kalinya secara beruntun, sementara Borneo FC Samarinda harus puas sebagai runner up meski mencatatkan performa impresif di laga pamungkas.
Kepastian Persib sebagai juara didapat setelah mereka bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026) sore.
Hasil imbang tersebut sudah cukup bagi tim asuhan Bojan Hodak untuk mengamankan posisi puncak klasemen akhir.
Persib dan Borneo FC sama-sama mengakhiri musim dengan koleksi 79 poin dari 34 pertandingan.
Namun, berdasarkan regulasi Super League, Persib berhak menyandang gelar juara karena unggul head-to-head atas Borneo FC.
Sepanjang musim, kedua tim tercatat dua kali bertemu.
Pada putaran pertama, Persib menang 3-1 di Stadion GBLA.
Sementara di putaran kedua, Borneo FC hanya mampu bermain imbang 1-1 di kandang sendiri, Stadion Segiri, Samarinda.
Borneo FC Bantai Malut United 7-1, Namun Tak Cukup Juara
Borneo FC menutup musim dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, pada waktu yang bersamaan.
Pesut Etam tampil menggila sejak menit awal demi menjaga asa juara.
Babak pertama menjadi pesta gol bagi tuan rumah.
Mariano Peralta membuka keunggulan pada menit ke-7 dan kembali mencetak gol empat menit kemudian (2-0).
Juan Villa memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-12, sebelum Koldo Obieta mencetak gol keempat pada menit ke-26.
Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Borneo tetap agresif.
Obieta mencetak gol keduanya pada menit ke-57 (5-0).
Malut United sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Frets Butuan pada menit ke-77, namun Borneo segera merespons melalui Muhammad Sihran semenit berselang (6-1).
Kaio kemudian melengkapi pesta gol di masa injury time, tepatnya menit ke-90+3.