Persis Solo dipastikan menjadi tim ketiga yang terdegradasi ke Championship (Liga 2) meskipun sukses menang 3-1 atas Persita Tangerang.
Kemenangan tersebut tidak cukup menyelamatkan Laskar Sambernyawa setelah Madura United berhasil menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-0.
Persis Solo finis di posisi ke-16 dengan 34 poin—sama dengan milik PSM Makassar yang berada di zona aman—namun Persis kalah head-to-head dari PSM, sehingga harus menyusul Semen Padang dan PSBS Biak yang sudah lebih dulu terdegradasi.
Di papan atas, Persija Jakarta menutup musim di peringkat ketiga dengan 68 poin, unggul tipis dari Persebaya Surabaya di peringkat keempat dengan 58 poin.
Tiket Champions League Asia
Dengan hasil tersebut, Persib Bandung dan Borneo FC dipastikan menjadi wakil Indonesia pada ajang Champions League Asia musim depan.
Keikutsertaan di kompetisi Asia ini menjadi peluang penting bagi kedua klub untuk menguji kualitas di level internasional serta meningkatkan pengalaman skuad.
Bagi Persib, ini bukan pertama kalinya tampil di ajang Asia.
Sebagai juara Liga 1, mereka sebelumnya juga tampil di ajang AFC Champions League Two, dan meski belum mampu melangkah jauh, pengalaman tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman skuad di level internasional.
Euforia Bobotoh Sambut Gelar
Sukses Persib menjadi juara disambut suka cita oleh sekitar 30.000 supporter fanatiknya yang memenuhi stadion.
Selain itu, bobotoh lainnya memenuhi nonton bareng di dua pintu utama GBLA serta di sejumlah titik lokasi nonton bareng.
Sambutan kemenangan ini juga menggema di media sosial.
Kata kunci "Persib" langsung memuncaki daftar trending di platform X. Netizen meluapkan kegembiraannya dengan berbagai kicauan, seperti "Nuhunnn gustiiii!! Persib hattrick masyallahh!" dan "HATUR NUHUN, PERSIB!".
Tak hanya itu, akun media sosial Persib langsung mengganti foto profil dengan logo klub yang disematkan lima bintang di atasnya—simbol dari lima gelar juara yang telah diraih sejak era profesional.
Penutup
Persib Bandung keluar sebagai juara setelah unggul head-to-head atas Borneo FC dengan koleksi poin yang sama.
Sementara itu, di papan bawah, Persis Solo resmi menyusul Semen Padang dan PSBS Biak turun kasta setelah finis di peringkat ke-16.
Persaingan ketat hingga pekan terakhir musim ini menjadi bukti bahwa kompetisi Super League berjalan dengan sangat kompetitif, dan kelolosan Persib serta Borneo ke Champions League Asia menjadi ganjaran setimpal bagi dua tim terbaik musim ini.