Berita

Gelombang Pencairan Bansos Susulan Tahap 2 Masuk KKS per 29-30 Mei 2026, Waspadai Isu Bantuan Penebalan

Diperbarui 0 4 mnt baca 783 kata 3 halaman
Gelombang Pencairan Bansos Susulan Tahap 2 Masuk KKS per 29-30 Mei 2026, Waspadai Isu Bantuan Penebalan
Gelombang Pencairan Bansos Susulan Tahap 2 Masuk KKS per 29-30 Mei 2026, Waspadai Isu Bantuan Penebalan — Klarifikasi: Ban...

Status di sistem SIKS-NG untuk kedua bank tersebut sudah menunjukkan keterangan SI (Standing Instruction), yang menandakan bahwa data penerima sudah tervalidasi dan siap diproses.

Ragam Bantuan Lain yang Masih Berlangsung

Selain PKH dan BPNT, Ariawan Agus juga menyampaikan bahwa beberapa jenis bantuan lain masih terus berproses hingga akhir Mei 2026.

PIP (Program Indonesia Pintar) masih mencair secara bertahap di sejumlah daerah.

Pada tanggal 27 Mei 2026, tercatat ada penerima yang berhasil mencairkan dana PIP.

Bantuan pendidikan ini diberikan sesuai jenjang sekolah masing-masing peserta didik.

Bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) juga masih berlangsung secara bertahap, meskipun jumlah penerimanya terbatas.

BLT Dana Desa dilaporkan masih terus disalurkan oleh pemerintah desa masing-masing.

Besaran dan jadwal pencairan BLT Dana Desa sangat bergantung pada kebijakan dan anggaran setiap desa.

Ada desa yang mencairkan setiap bulan, ada pula yang mencairkan sekaligus untuk beberapa bulan.

Bantuan pangan non tunai MBG dan PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) juga masih berlanjut.

PBI JK sendiri merupakan bentuk perlindungan dari negara agar warga miskin tetap bisa mengakses layanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya iuran bulanan.

Klarifikasi: Bantuan Penebalan Rp400.000 Belum Pasti

Ariawan Agus dengan tegas mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan isu bantuan penebalan sebesar Rp400.000 yang dikabarkan akan cair pada bulan Juni 2026.

Informasi ini mulai ramai setelah muncul tangkapan layar dengan narasi bahwa bantuan tambahan tersebut akan segera disalurkan.

"Saya bisa bilang infonya tidak valid, teman-teman. Itu infonya masih belum ada kepastian," tegas Ariawan Agus dalam unggahannya.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Sosial mengenai bantuan penebalan tersebut.

Berita Terkait