Berita

Gelombang Pencairan Bansos Susulan Tahap 2 Masuk KKS per 29-30 Mei 2026, Waspadai Isu Bantuan Penebalan

Diperbarui 0 4 mnt baca 783 kata 3 halaman
Gelombang Pencairan Bansos Susulan Tahap 2 Masuk KKS per 29-30 Mei 2026, Waspadai Isu Bantuan Penebalan
Gelombang Pencairan Bansos Susulan Tahap 2 Masuk KKS per 29-30 Mei 2026, Waspadai Isu Bantuan Penebalan — Klarifikasi: Ban...

Bungko News – Proses penyaluran bantuan sosial susulan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap kedua terus berlangsung hingga penghujung bulan Mei 2026 Klarifikasi: Bantuan Penebalan Rp400 Tags: Bantuan Penebalan

Proses penyaluran bantuan sosial susulan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap kedua terus berlangsung hingga penghujung bulan Mei 2026.

Berdasarkan pantauan dari berbagai kanal informasi termasuk kanal YouTube Ariawan Agus, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai melaporkan masuknya saldo ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka sejak Jumat (29/5/2026).

Pencairan Susulan Masuk di KKS Bank BSI dan Bank Mandiri

Ariawan Agus dalam pembaruan informasinya menyampaikan bahwa pencairan bantuan susulan untuk PKH dan BPNT tahap kedua telah terpantau masuk di KKS Bank BSI pada tanggal 29 Mei 2026.

Saldo yang masuk bervariasi tergantung komponen bantuan yang diterima oleh masing-masing KPM.

Bagi penerima BPNT murni, saldo yang masuk umumnya sebesar Rp600.000 yang merupakan akumulasi bantuan tiga bulan (April-Mei-Juni 2026).

Sementara itu, bagi penerima yang menerima kombinasi PKH dan BPNT, nominal yang masuk dapat mencapai lebih dari Rp1 juta.

Pada hari ini, Sabtu (30/5/2026), giliran KKS Bank Mandiri yang mulai menunjukkan aktivitas pencairan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saldo mulai terdeteksi masuk sejak dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.

Pencairan di Bank Mandiri ini didominasi oleh klaster BPNT susulan dengan nominal flat Rp600.000.

Bank BRI dan BNI Masih Menunggu

Untuk KKS Bank BRI dan Bank BNI, hingga berita ini diturunkan, pencairan susulan belum terpantau secara masif.

Namun, Ariawan Agus mengimbau para KPM untuk tidak khawatir karena proses pencairan bantuan masih berlangsung dan akan terus bergulir secara bertahap.

Berita Terkait