Berita

Gak Perlu ke Kantor Desa! Cara Cek Bansos Triwulan II BPNT dan PKH Mei 2026 di Aplikasi Cek Bansos Pakai HP

0 7 menit 3 halaman
Gak Perlu ke Kantor Desa! Cara Cek Bansos Triwulan II BPNT dan PKH Mei 2026 di Aplikasi Cek Bansos Pakai HP
Gak Perlu ke Kantor Desa! Cara Cek Bansos Triwulan II BPNT dan PKH Mei 2026 di Aplikasi Cek Bansos Pakai HP — Anda tidak p...
  • Masukkan kembali NIK 16 digit sesuai KTP dengan teliti.

  • Klik tombol "Cari Data".

  • Sistem akan menampilkan hasil pencarian secara lengkap.

    Jika nama Anda terdaftar sebagai penerima, layar akan menampilkan nama penerima manfaat, kelompok desil (Desil 1-4), jenis bantuan yang diterima (PKH atau BPNT), serta periode pencairan bantuan.

    Peringatan Penting: Aplikasi Cek Bansos sepenuhnya gratis dan proses registrasinya tidak dipungut biaya apa pun. Waspadai situs palsu atau tautan mencurigakan yang meminta imbalan untuk verifikasi data.


    Metode 2: Cara Cek Bansos Melalui Website cekbansos.kemensos.go.id

    Bagi yang tidak ingin mengunduh aplikasi tambahan, metode pengecekan melalui situs web juga sangat mudah diakses.

    Berikut langkah-langkahnya:

    🌐 Langkah-Langkah Pengecekan:

    1. Buka browser di HP (Chrome, Firefox, Safari) lalu akses laman resmi: cekbansos.kemensos.go.id.

    2. Pilih wilayah domisili secara bertahap mulai dari ProvinsiKabupaten/KotaKecamatan, hingga Desa/Kelurahan sesuai tempat tinggal.

    3. Masukkan Nama Lengkap sesuai yang tertera di KTP (tanpa gelar).

    4. Masukkan 16 digit NIK KTP dengan benar.

    5. Ketikkan kode captcha (4 huruf/angka) yang muncul di layar.

    6. Klik tombol "Cari Data".

    Sistem akan menampilkan informasi yang sama seperti di aplikasi, mencakup status penerima dan program bansos yang akan diterima.

    Pastikan NIK yang dimasukkan sudah sesuai dengan data KTP elektronik.


    Apa Itu Desil dalam DTSEN? (Penting!)

    Istilah "Desil" sangat penting untuk dipahami karena menjadi penentu utama kelayakan Anda sebagai penerima bansos.

    Desil adalah peringkat kesejahteraan ekonomi masyarakat yang terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

    Pemerintah memprioritaskan penyaluran bansos PKH dan BPNT bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4, yaitu kategori sangat miskin, miskin, hingga rentan miskin.

    Sementara itu, masyarakat di kelompok Desil 5 ke atas secara bertahap tidak lagi menjadi prioritas penerima bantuan agar dana lebih tepat sasaran.


    Fakta Perubahan Data Penerima: Ada KPM Baru dan Dicoret

    Seiring pemutakhiran DTSEN setiap awal triwulan, komposisi penerima bansos dapat berubah secara dinamis.

    Berdasarkan data resmi per April 2026, pemerintah menetapkan 475.821 KPM baru yang akan menerima bansos.

    Mereka berasal dari hasil usulan desa, kelurahan, dinas sosial, hingga usulan masyarakat melalui aplikasi.

    Di sisi lain, total 11.014 KPM dicoret atau dihapus dari daftar penerima PKH dan BPNT pada periode yang sama.

    Pencoretan dilakukan dengan beberapa alasan utama:

    • Kondisi ekonomi membaik atau "graduasi mandiri": Keluarga dinilai sudah tidak lagi membutuhkan bantuan.

    • Penerima meninggal dunia: Secara otomatis dihapus.

    Hak Cipta Dilindungi. Dilarang keras mengutip, menyalin, atau mereproduksi sebagian maupun seluruh isi artikel ini untuk tujuan komersial, termasuk pembuatan konten media sosial, tanpa izin tertulis dari Redaksi.

    Bagikan

    Komentar tersedia di halaman terakhir

    Berita Terkait