Berita

CEK REKENING DULUAN! BPNT 600 Ribu Tahap 3 Bergerak Cepat, 111 Wilayah Sambut KKS Bank BNI

Diperbarui 0 4 mnt baca 729 kata 2 halaman
CEK REKENING DULUAN! BPNT 600 Ribu Tahap 3 Bergerak Cepat, 111 Wilayah Sambut KKS Bank BNI

5. Provinsi Jambi – Kota Sungai Penuh dengan sekitar 18 KPM yang akan menerima KKS Bank BNI.

6. Provinsi Jawa Barat – Dari Kabupaten Bandung sampai Kota Cimahi, serta Kota Cirebon.

7. Provinsi Jawa Tengah – Dari Kabupaten Boyolali sampai Kota Surakarta.

8. Provinsi Jawa Timur – Dari Kabupaten Banyuwangi sampai Kabupaten Mojokerto, serta Kota Surabaya.

9. Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara – Beberapa kabupaten/kota di wilayah ini.

10.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung – Beberapa kabupaten/kota di wilayah ini.

11.

Provinsi Sulawesi dan Riau – Beberapa kabupaten/kota di wilayah ini.

12.

Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya – Beberapa kabupaten/kota di wilayah ini.

13.

Provinsi Sumatera Utara – Kota Binjai.

SIKS-NG: Sistem Penyaluran Bansos Terintegrasi

SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) merupakan sistem pengelolaan data terpadu untuk penyaluran bansos yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial.

Sistem ini mengelola data mikro/detil status sosial ekonomi rumah tangga, keluarga, dan individu yang meliputi data demografi, pendidikan, kesehatan, perumahan, kepemilikan aset, dan kepesertaan program bansos/subsidi.

"Pemutakhiran data secara periodik oleh Dinsos kabupaten/kota melalui SIKS-NG menjadikan bansos/subsidi yang disalurkan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu," demikian dijelaskan dalam situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

SIKS-NG berisikan 27 juta rumah tangga miskin/rentan, terdiri dari 28,8 juta keluarga dan 98,2 juta jiwa.

Dalam sistem ini terdapat 96,8 juta jiwa Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), 10 juta peserta Program Keluarga Harapan (PKH), dan 15,5 juta keluarga program Bantuan Sosial Pangan (BSP).

Proses Distribusi KKS Dilakukan Secara Bertahap

Kementerian Sosial menegaskan bahwa proses pendistribusian kartu KKS ini dilakukan secara bertahap.

Masyarakat yang belum menerima surat undangan diminta untuk menunggu informasi lebih lanjut dari para petugas yang ada di desa atau para pendamping sosial.

"Insyaallah nanti pasti akan dibagikan surat undangan untuk pembuatan kartu KKS dan buku tabungan yang dikeluarkan dari Bank BNI.

Tentunya ini dilakukan secara bertahap belum secara menyeluruh," jelas keterangan dari Kementerian Sosial.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan surat undangan, diharapkan untuk bersabar karena kemungkinan masih ada jadwal distribusi berikutnya.

Saat pengambilan KKS, penerima wajib membawa identitas diri lengkap sesuai dengan yang terdaftar dalam sistem.

***

Berita Terkait