Kabar baik bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih menantikan bantuan sosial.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali mengaktifkan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk triwulan kedua (April-Juni).
Berdasarkan pemantauan lapangan, dana bantuan mulai mengalir secara masif ke kartu KKS Merah Putih di berbagai wilayah.
Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 70 persen dari total penyaluran bantuan tahap kedua ini telah berhasil terdistribusi.
Kini giliran sisa 30-20 persen KPM lainnya yang akan segera menerima saldo, terutama untuk kategori PKH Lansia dan PKH reguler.
Aktif di BNI dan Mandiri, BRI Masih Antrean Padat
Berdasarkan bukti transfer dan foto struk penarikan dari KPM yang tersebar di media sosial, pergerakan dana terpantau sangat aktif di dua bank penyalur utama:
1. Bank BNI
Pencairan susulan BPNT (Rp600.000 untuk alokasi 3 bulan) dan PKH sudah mulai mendarat di rekening KPM dari daerah-daerah berikut:
-
Kabupaten Malang, Tuban, Cirebon, Probolinggo, Indramayu, Pemalang, Bekasi, Sukabumi, Kediri, Bandung, Lamongan, Karawang, Bojonegoro, Magelang, Pasuruan, Bantul, Ngawi, Bandung Barat.
-
Kabupaten Pamekasan, Gresik, Klaten, Bondowoso, Wonosobo, Sragen, Wonogiri, Jombang, Kuningan, Banyuwangi, Ponorogo, Mojokerto, Tegal, Blitar, Sidoarjo, Rembang, Lumajang, serta Kota Tangerang.
2. Bank Mandiri
Bank Mandiri juga menunjukkan progres cepat untuk pencairan susulan triwulan kedua.
Wilayah yang sudah terkonfirmasi cair antara lain:
-
Kabupaten Bogor, Brebes, Jember, Garut, Banyumas, Cilacap, Sumenep, Kebumen, Lampung Timur, Gunung Kidul, Ciamis, Pandeglang, Lampung Utara, Jepara, Kendal, Sleman, Ogan Komering Ilir, Serang, Tanggamus, Bone, Simalungun, Serdang Bedagai, Pesawaran, Musi Rawas, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Batubara, Kepulauan Meranti, Pesisir Selatan, hingga sejumlah daerah di Sulawesi.
3. Bank BRI (Status SI Sudah Terbit)
Bagi pengguna KKS Bank BRI yang saldonya masih kosong, tidak perlu panik.
Berdasarkan sistem aplikasi CCNG pendamping sosial, status Standing Instruction (SI) dari Kemensos ke Kementerian Keuangan untuk Bank BRI sudah terbit.
Keterlambatan hanya disebabkan oleh padatnya antrean sistem karena jumlah nasabah BRI merupakan yang terbanyak di Indonesia.
KPM diimbau bersabar, dana dipastikan aman dan akan segera masuk dalam hitungan hari.
Peringatan Tegas: 600.000 KPM Dicoret karena Judi Online
Di tengah kabar gembira ini, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengeluarkan peringatan keras.
Kemensos telah mengambil tindakan tegas dengan mencoret sekitar 600.000 penerima bansos di seluruh Indonesia.
Pencoretan ini berdasarkan hasil integrasi data yang menunjukkan indikasi kuat para KPM tersebut terlibat dalam aktivitas judi online (judol).
Pemerintah menilai dana bantuan sosial yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, gizi anak, dan kesejahteraan keluarga telah disalahgunakan untuk hal-hal yang merusak.
Kemensos menegaskan tidak akan memberikan toleransi.
Data judi online milik KPM telah terekam oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.
Hak bansos akan langsung diblokir permanen dan dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.
Imbauan untuk KPM
Pemerintah mengimbau seluruh KPM yang telah menerima pencairan BPNT sebesar Rp600.000 maupun PKH untuk menggunakan dana tersebut sebaik-baiknya.
Bantuan harus diprioritaskan untuk keperluan rumah tangga, pemenuhan gizi keluarga, dan kesejahteraan anak.
Jangan sampai bansos justru digunakan untuk hal-hal yang merugikan diri sendiri dan keluarga.
Pantau terus informasi resmi dari kanal-kanal Kemensos dan petugas pendamping sosial di wilayah masing-masing.
KPM juga dapat mengecek saldo secara berkala melalui kartu KKS, ATM, atau aplikasi mobile banking masing-masing bank penyalur.