Kabar gembira bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 untuk periode Juli-September 2025 mulai masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) pada Rabu, 20 Agustus 2025.
Bukan hanya PKH dan BPNT, pemerintah juga akan menyalurkan lima program bansos lainnya secara serentak sepanjang Agustus 2025.
Total anggaran yang digelontorkan untuk bansos Agustus ini mencapai hampir Rp470 triliun, menargetkan jutaan penerima manfaat dari berbagai kalangan rentan.
"Penyaluran bansos tahap 3 ini sudah mulai masuk ke rekening KPM mulai hari ini. Kami imbau agar masyarakat segera mengecek status penerimaannya melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id," jelas pejabat Kementerian Sosial dalam keterangan resminya.
Lima Bansos yang Akan Cair Agustus 2025
Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial dan data terkini, berikut lima bansos yang akan disalurkan pada Agustus 2025:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3
PKH tetap menjadi program prioritas pemerintah dengan sasaran keluarga miskin dan rentan yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekstrem Nasional (DTSEN).
Penyaluran tahap ketiga ini akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank penyalur yang ditunjuk.
Besaran bantuan bervariasi sesuai kategori, mulai dari Rp700.000 hingga Rp2.600.000 per tahap, tergantung jumlah dan jenis komponen keluarga seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga lansia.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT tetap berjalan beriringan dengan PKH.
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima saldo bantuan pangan senilai Rp200.000 yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warong atau agen resmi.
Skema penyaluran ini bertujuan menjaga ketahanan pangan keluarga miskin sekaligus mendukung distribusi bahan pokok dengan harga stabil.
3. Program Baru untuk Siswa Madrasah
Inovasi terbaru dari Kementerian Agama ini menyasar siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Dana bantuan bervariasi: Rp450.000 untuk siswa MI, Rp750.000 untuk siswa MTs, dan Rp1.000.000 untuk siswa MA.
Bantuan ini bertujuan mendukung perlengkapan sekolah hingga biaya transportasi.
4. Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI)
Program jaminan kesehatan gratis ini menyasar 96,8 juta penduduk.
Seluruh iuran BPJS Kesehatan ditanggung pemerintah sehingga layanan kesehatan di fasilitas pertama dan lanjutan bisa diakses gratis oleh penerima manfaat.
5. Program Indonesia Pintar (PIP) Reguler
PIP Reguler menyasar 17,9 juta siswa SD hingga SMA dari keluarga kurang mampu.
Dana bantuan bisa digunakan untuk perlengkapan sekolah, transportasi, dan kebutuhan pendidikan lainnya.
Program ini bertujuan mencegah siswa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Jadwal dan Cara Cek Penerima
Penyaluran bansos Agustus 2025 dimulai sejak minggu kedua Agustus dan akan berlangsung hingga akhir bulan secara bertahap.
Untuk mengecek status penerimaan, masyarakat dapat:
1. Mengakses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id 2. Meminta informasi ke kantor desa/kelurahan setempat 3. Mengecek langsung saldo di rekening bank atau KKS"Kalau sudah terdata di sistem dan memenuhi syarat, kemungkinan besar bisa menerima bansos ini. Jadi, cek data Anda segera," imbau Kemensos.
Pemerintah juga mengingatkan KPM untuk memegang sendiri Kartu KKS, menerima bantuan secara utuh tanpa potongan, serta menggunakan dana bansos untuk kebutuhan pokok.
Jika ada pihak yang meminta potongan atau memegang KKS, segera laporkan ke pihak berwenang.
Dengan kombinasi bansos pendidikan, pangan, dan kesehatan, pemerintah berharap daya tahan ekonomi masyarakat meningkat, sekaligus memastikan generasi muda tetap mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang layak.
***