Berita

BURUAN CEK SIKS-NG! Status BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2025 Berubah, Penebalan Bansos November-Desember Muncul

Diperbarui 0 3 mnt baca 459 kata 3 halaman
BURUAN CEK SIKS-NG! Status BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2025 Berubah, Penebalan Bansos November-Desember Muncul

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali memperbarui SIKS-NG, sistem yang menjadi pusat data dan monitoring penyaluran bantuan sosial (bansos) di Indonesia.

Pembaruan yang berlangsung per hari ini langsung menunjukkan status aktif untuk BPNT Tahap 4 periode Oktober-Desember 2025.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar berhak menerima bantuan senilai Rp200.000 per bulan atau total Rp600.000 untuk tiga bulan sekaligus.

Berdasarkan pantauan Radar Bogor dan Kompas.com, status pencairan sudah dapat dicek melalui SIKS-NG, baik bagi KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) lama maupun hasil peralihan dari kantor pos ke bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN).

Selain itu, bagi KPM baru, ada potensi menerima hingga lima kali pencairan hingga akhir tahun jika pencairan berjalan sesuai jadwal.

Penebalan BPNT November-Desember: Belum Pasti, Tapi Sudah Muncul di SIKS-NG

Yang menjadi sorotan adalah kemunculan indikator "penebalan bansos" senilai Rp400.000 untuk periode November-Desember 2025 di SIKS-NG.

Meski demikian, hingga kini Kemensos belum mengeluarkan konfirmasi resmi terkait kepastian penebalan tersebut.

Penebalan serupa sebelumnya pernah diberikan pada Juni-Juli 2025, baik dalam bentuk uang tunai maupun barang, seperti tambahan beras 10 kg.

KPM di sejumlah daerah berpotensi menerima bansos ganda jika penebalan kembali direalisasikan.

"Cek status secara berkala di aplikasi atau website resmi Kemensos. Jika status penebalan muncul, KPM berpotensi menerima tambahan bantuan," tulis Radar Bogor dalam laporannya.

Cara Cek Status BPNT Tahap 4 & Penebalan

Untuk memastikan status penerimaan BPNT Tahap 4 dan potensi penebalan, KPM dapat melakukan pengecekan melalui dua kanal resmi:

1. Aplikasi Cek Bansos Kemensos

- Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store (Android) atau App Store (iOS). - Buka aplikasi, pilih menu "Cek Bansos". - Isi data sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap. - Verifikasi data sesuai instruksi. - Klik "Cari Data". Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama, usia, jenis bantuan, dan status pencairan.

2. Website Resmi cekbansos.kemensos.go.id

- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id. - Masukkan data sesuai KTP. - Status "YA" menunjukkan Anda berhak menerima bansos pada periode berjalan.

Jika data belum muncul atau ada kendala, KPM dapat meminta konfirmasi langsung ke kelurahan atau pendamping bansos setempat.

Penyaluran Sesuai Jadwal, Monitoring Terus Dilakukan

Kemensos memastikan penyaluran BPNT Tahap 4 akan berlangsung sesuai jadwal, meskipun waktu pencairan bisa berbeda di tiap daerah tergantung kesiapan administrasi dan distribusi.

Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai pengganti DTKS untuk memastikan data penerima valid dan terupdate.

"Targetnya, seluruh KPM menerima Rp600.000 sebelum akhir 2025," jelas Kemensos dalam siaran pers yang dikutip Kompas.com.

Bagi masyarakat penerima bansos, penting untuk selalu waspada dan memantau update resmi hanya melalui kanal Kemensos.

Hindari penipuan yang mengatasnamakan bansos dengan meminta biaya atau data pribadi di luar prosedur resmi.

Jika ada indikasi penebalan, KPM akan mendapatkan notifikasi resmi melalui SIKS-NG atau kanal berita terpercaya.

***

Berita Terkait