Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, merupakan salah satu malam yang paling dinantikan oleh umat Muslim di bulan Ramadan. Keistimewaan malam ini mendorong banyak Muslim untuk menghidupkannya dengan berbagai ibadah, salah satunya adalah sholat malam. Berikut adalah panduan lengkap mengenai sholat malam Lailatul Qadar, meliputi niat, tata cara, dan doa yang dianjurkan:
Keutamaan Sholat Malam Lailatul Qadar
Sholat malam pada Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa mendirikan sholat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Niat Sholat Lailatul Qadar
Sholat Lailatul Qadar biasanya dilakukan sebanyak dua rakaat. Berikut adalah lafal niatnya:
- Niat (Arab Latin): Usholli sunnatan lailatul qadri rok’ataini (imaaman/makmuuman) lillaahi ta’ala.
- Arti: “Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat (sebagai imam/makmum) karena Allah Ta’ala.”
Jika Anda sholat sendiri, maka tidak perlu mencantumkan “(imaaman/makmuuman)”.
Tata Cara Sholat Lailatul Qadar (2 Rakaat)
Berikut adalah tata cara pelaksanaan sholat Lailatul Qadar dua rakaat:
Rakaat Pertama:
- Berdiri tegak menghadap kiblat sambil membaca niat sholat Lailatul Qadar.
- Takbiratul Ihram: Mengucapkan “Allahu Akbar”.
- Membaca Doa Iftitah (sunnah).
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.
- Ruku’ dengan tuma’ninah (tenang dan tidak tergesa-gesa).
- I’tidal dengan tuma’ninah (mengangkat kedua tangan sejajar bahu sambil mengucapkan “Sami’allahu liman hamidah”, kemudian berdiri tegak sambil mengucapkan “Rabbana walakal hamd”).
- Sujud pertama dengan tuma’ninah.
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
- Sujud kedua dengan tuma’ninah.
Rakaat Kedua:
- Berdiri kembali untuk rakaat kedua.
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.
- Ruku’ dengan tuma’ninah.
- I’tidal dengan tuma’ninah.
- Sujud pertama dengan tuma’ninah.
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
- Sujud kedua dengan tuma’ninah.
- Tasyahud Akhir (duduk tahiyat akhir dan membaca bacaan tasyahud).
- Salam (menoleh ke kanan dan ke kiri sambil mengucapkan “Assalamualaikum warahmatullah”).
Anda dapat mengulangi sholat Lailatul Qadar ini beberapa kali selama malam tersebut.
Doa yang Dianjurkan Dibaca Setelah Sholat Lailatul Qadar
Setelah selesai melaksanakan sholat Lailatul Qadar, sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa. Salah satu doa yang paling utama dan diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah:
- Doa (Arab Latin): Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.
- Arti: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
Selain doa ini, Anda juga dapat memanjatkan doa-doa kebaikan lainnya untuk diri sendiri, keluarga, maupun seluruh umat Islam. Perbanyaklah memohon ampunan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT di malam yang penuh kemuliaan ini.
Waktu Pelaksanaan Sholat Lailatul Qadar
Sholat Lailatul Qadar dilaksanakan pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Meskipun tidak ada kepastian mengenai tanggalnya, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan seluruh malam-malam tersebut dengan berbagai ibadah, termasuk sholat.
Kesimpulan
Menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan sholat dan doa merupakan kesempatan emas untuk meraih ampunan dan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Semoga panduan ini bermanfaat dan kita semua diberikan kesempatan untuk bertemu dengan malam yang penuh berkah ini. Aamiin.