Ada dua penyebab utama yang diungkap:
-
Perubahan Peringkat Desil
Data desil yang digunakan sebagai acuan penyaluran bansos dapat berubah setiap 3 bulan sekali. KPM yang sebelumnya berada di desil 1–4 bisa naik ke desil 5 atau lebih tinggi sehingga otomatis kehilangan hak bansos. Kenaikan peringkat ini sangat dipengaruhi oleh hasil Sensus Ekonomi yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), serta survei dari berbagai lembaga seperti BKKBN dan kader posyandu.Narator menjelaskan, "Pemeringkatan desil tidak hanya dari pendapatan saja. BPS menggunakan banyak sumber, seperti penggunaan listrik PLN, kepemilikan aset kendaraan, tanah, rumah, bahkan kepemilikan emas. Foto rumah saat sensus juga dinilai dari lantai, dinding, dan atapnya."
-
Terindikasi Judi Online
KPM juga bisa kehilangan bantuan jika terindikasi terlibat judi online. Bagi yang terkena, ada dua opsi:-
Sanggah, jika keluarga merasa tidak ada yang bermain judi online dan identitasnya disalahgunakan. Caranya dengan menemui operator SKNG di desa/kelurahan dan menandatangani berita acara.
-
Stop Judi Online, jika mengakui ada anggota keluarga yang bermain. Wajib melampirkan bukti pemblokiran atau penutupan rekening yang digunakan untuk judi online.
-