Catatan: Website resmi Kemensos kini hanya butuh NIK dan nama, bukan nomor rekening. Hati-hati situs palsu yang meminta foto KTP atau transfer uang.
Cara Kedua via Aplikasi:
- Download aplikasi "Cek Bansos" di Play Store
- Buat akun dengan NIK dan KK
- Pilih menu Cek Bansos > Masukkan data KTP dan wilayah domisili
- Cek di menu Profil untuk melihat status penerima
Arti Status Saat Cek
- Terdaftar dan Status YA: Kamu masih menjadi penerima aktif. Tunggu jadwal pencairan di Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau PT Pos.
- Tidak Terdaftar Peserta/PM: Nama yang dituliskan bukan penerima bansos untuk periode ini.
- Desil 1-4: Prioritas utama penerima PKH, BPNT, dan PBI-JK.
- Desil 5: Rawan, masih bisa dapat tapi tergantung kuota daerah.
- Desil 6-10: Dianggap mampu, otomatis tidak dapat bansos.
Jika sebelumnya dapat tapi sekarang desil kamu naik ke 6 ke atas, itu penyebab utama kenapa bansos tidak cair lagi.
Kenapa Tiba-Tiba Tidak Jadi Penerima di Agustus 2026?
- Data DTSEN diperbarui dengan data Dukcapil, BPJS Ketenagakerjaan, dan data kepemilikan aset (motor/mobil, listrik 2200 watt).
- Ada anggota keluarga yang sudah bekerja formal dengan gaji di atas UMP.
- NIK ganda atau tidak padan dengan KK.
- Tidak pernah melakukan transaksi / tidak mengambil bansos 3 bulan berturut-turut dianggap mengundurkan diri.
- Hasil verifikasi lapangan oleh pendamping sosial menyatakan tidak layak.